Abstract :
Kebutuhan lahan permukiman terus meningkat seiring dengan
perkembangan kota. Tuntutan penggunaan lahan permukiman yang tidak dapat
diakomodir oleh ruang kota menimbulkan perembetan kawasan ke wilayah
pinggiran (urban fringe). Perkembangan fisik di Kecamatan Siak Hulu khususnya
di Desa Tanah Merah, Desa Pandu Jaya, Desa Kubang Raya dan Desa Teratak
Buluh mengakibatkan kenampakan bentuk morfologi tertentu. Tujuan dari
penelitian ini adalah mengetahui perkembangan fisik ruang permukiman dan
bentuk morfologi kawasan permukiman Kecamatan Siak Hulu.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif
berdasarkan peta untuk mengetahui perkembangan fisik ruang permukiman dan
diskripsi dengan dua tahapan, (1) mengidentifikasi komponen bentuk morfologi
yang terdiri dari penggunaan lahan, pola jaringan jalan, dan bangunan (pola dan
kepadatan) dan (2) menganalisis bentuk morfologi kawasan permukiman di
Kecamatan Siak Hulu dengan memadukan karakteristik komponen pembentuk
morfologi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perkembangan fisik permukiman
dominan mengarah ke arah barat yaitu Desa Kubang Jaya sebesar 22% dengan
pertumbuhan kawasan permukiman teratur, (2) bentuk morfologi berdasarkan pola
penggunaan lahan campuran, pola jaringan jalan spinal, kepadatan beragam, dan
pola bangunan heterogen. Karakteristik kenampakan komponen morfologi
tersebut menunjukan bentuk morfologi linier bermanik pada kawasan
permukiman di Kecamatan Siak Hulu. (3) arahan penataan berdasarkan bentuk
morfologi dibagi berdasarkan tiga karakteristik morfologi, dimana karakteristik 1
dan 2 diarahkan pada pola grid dan untuk karakteristik ke 3 diarahkan pada pola
secara alamiah (organic pattern).
Kata Kunci : Morfologi, Permukiman, Lahan,Siak Hulu