Abstract :
Perkembangan pembangunan pekanbaru yang semakin pesat ditandai dengan
maraknya bangunan komersial di satu sisi menunjukkan adanya pertumbuhan
ekonomi, bukti bahwa sektor riil terus bergerak, tapi pada sisi lain dapat
menimbulkan persoalan baru dalam transportasi khususnya kemacetan yang
diakibatkan oleh tingginya pergerakan yang dihasilkan dari guna lahan komersial.
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas komersial terhadap lalu
lintas di Koridor Jalan Jenderal Sudirman. Metode yang digunakan analisis kinerja
ruas jalan adalah mengidentifikasi bagaimana pengaruh aktivitas komersial terhadap
lalu lintas di Koridor jalan Jenderal Sudirman, mengidentifikasi penyebab terjadinya
kemacetan lalu lintas dikawasan komersial Sudirman, megidentifikasi kebijakan
tentang pengelola lalu lintas Perkotaan di Kota Pekanbaru, yang terdiri dari analisis
volume lalu lintas, analisis kapasitas ruas jalan, analisis kecepatan, analisis derajad
kejenuhan dan analisis uji korelasi dimana variabel tetap adalah volume lalu lintas
dan variabel bebas kawasan pendidikan, bisnis perdagangan barang dan bisnis
perdagangan jasa. Hasil analisis kinerja ruas jalan di dapatkan bahwa volume lalu
lintas yang ada di Koridor Jalan Jenderal Sudirman pada segmen 1( arah Pelita Pantai
) yaitu sebesar 30566.8 SMP/jam dan segmen 2( arah Kantor Gubernur ) yaitu
25788.7 SMP/jam, dengan indeks tingkat pelayanan terendah berada pada kategori D
yaitu kondisi arus lalu lintas tidak stabil, kecepatan rendah dan berbeda- beda dan
volume mendekati kapasitas. Umumnya kecepatan rata-rata yang terjadi pada ruas
jalan Jenderal Sudirman berada dibawah standar yang dipersyaratkan yaitudibawah
50 Km/jam. Dan berdasarkan analisis uji korelasi faktor yang berpengaruh terhadap
lalu lintas di Koridor Jalan Jenderal Sudirman adalah bisnis perdagangan barang dan
jasa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 1 yaitu terjadi hubungan yang sangat
kuat.
Kata Kunci : Pengaruh, Aktivitas Komersial, Lalu Lintas.