Abstract :
Indonesia melalui lembaga pendidikan memperlengkapi guru untuk
memiliki keterampilan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan
menyelenggarakan kelas yang menyenangkan. Faktanya masih terdapat guru tidak
menerapkan keterampilan mengajar, terpaku pada metode dan cara yang monoton
dalam mengadakan kelas. Keadaan tersebut berdampak pada minat belajar siswa,
sehingga siswa tidak maksimal memperoleh pelajaran. Penelitian ini khusus
membahas mengenai keterampilan guru mengadakan variasi dalam pelajaran PAK
dan dampaknya pada minat belajar, terlebih lagi guru PAK bukan hanya sekedar
mengajar tetapi juga membimbing siswa mengalami perjumpaan dengan Allah.
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Cileungsi dengan menggunakan
metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui
keterampilan guru dalam mengadakan variasi belajar dalam mata pelajaran PAK di
SMA Negeri 2 Cileungsi, (2) Untuk mengetahui dampak keterampilan guru
mengadakan variasi terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PAK di SMA
Negeri 2 Cileungsi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah : (1) Guru kurang
maksimal mengadakan variasi belajar dalam pembelajaran PAK di kelas. Kurang
maksimalnya guru dalam mengadakan variasi menjadikan kelas monoton. (2)
Kurang maksimalnya guru PAK SMA Negeri 2 Cileungsi dalam mengadakan
variasi belajar di kelas berdampak pada menurunnya minat belajar. Siswa
merasakan suasana dan kegiatan yang monoton setiap kali pembelajaran. Hal
tersebut membuat rasa bosan dalam mengikuti kegiatan belajar, kurang tertarik
pada kegiatan belajar, dan merasa kurang mendapatkan manfaat dari mengikuti
pembelajaran.
Kata Kunci: Keterampilan Guru, Minat Belajar, Variasi./ Indonesia, through its educational institutions, equips teachers with the
skills to improve the quality of education and provide fun classes. The fact is that
there are still teachers who do not apply teaching skills, are fixated on monotonous
methods and ways of holding classes. This situation has an impact on student
interest in learning, so that students do not get maximum lessons. This study
specifically discusses the skills of teachers to make variations in PAK lessons and
their impact on interest in learning, moreover PAK teachers not only teach but also
guide students to have an encounter with God. Thisresearch was conducted at SMA
Negeri 2 Cileungsi using descriptive qualitative method. This study aims to: (1) To
determine the skills of teachers in conducting learning variations in PAK subjects
at SMA Negeri 2 Cileungsi, (2) To determine the impact of teacher skills in varying
students' interest in learning in PAK subjects at SMA Negeri 2 Cileungsi. The
results of thisstudy are: (1) The teacherislessthan optimal in carrying out learning
variations in PAK learning in the classroom. The teacher's lack of maximum
variation makes the class monotonous. (2) The lack of maximum PAK teachers at
SMA Negeri 2 Cileungsi in conducting learning variations in class has an impact
on decreasing interest in learning. Students feel the atmosphere and activities are
monotonous every time they learn. This makes them feel bored in participating in
learning activities, less interested in learning activities, and feeling less benefit from
participating in learning.
Keywords: Learning Interest, Teacher Skills, Variation