Abstract :
Seiring meningkatnya perkembangan teknologi dalam dunia industri khususnya pada
industri farmasi menuntut untuk memproduksi dengan kinerja yang tinggi dan efisien berguna
meningkatkan produktivitas dan kemampuan untuk berinovasi demi kelangsungan jalannya
proses produksi. Kebutuhan obat dipasaran saat ini banyak dikendalikan oleh Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. Maka demikian dituntut untuk memiliki
kemampuan menciptakan produk yang berjumlah banyak dengan waktu yang singkat beserta
dengan mempertimbangkan harga yang terjangkau.
Sebagai salah satu perusahaan bidang farmasi terbesar di Asia Tenggara, PT. Dankos
Farma yang merupakan salah satu anak perusahaan PT. Kalbe Farma dalam hal ini memiliki
beberapa line dalam produksi obatnya. Diantaranya terdiri dari Non Beta Lactam,
Cephalosporin, Penicilin, dan Oncology. Pada line packaging Non Beta Lactam terdapat
Magazine Caft yang diciptakan untuk mempermudah operator mengoperasikan mesin utama
yang sebelumnya supply strip ke mesin utama dilakukan secara manual dengan cara
memasukkan stripan satu persatu.
Mesin Catch Master merupakan mesin utama yang digunakan untuk memberikan kaft
atau cover kertas pada stripan obat di proses secondary packing, dengan type mesin yang
digunakan yaitu catch master romaco. Pada proses strip obat ditemukan mesin sering berhenti
proses atau minor stop karena beberapa masalah seperti kaft tersangkut di feeding mesin. Kaft
turun double, dan kaft terbalik. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan PE
Mesin Catch Master dari 80% menjadi 95% dengan menggunakan magazine kaft.