Abstract :
Tindak pidana yang terjadi didalam suatu korporasi semakin berkembang,
baik dari jenis tindak pidananya maupun dari jumlah pelaku tindak pidananya.
Pelaksanaan tindak pidana dalam korporasi yang semakin melibatkan banyak
pihak akan semakin menyulitkan bagi para penegak hukum untuk mengungkap
tindak pidana tersebut karena tindak pidananya akan semakin terorganisir. Dalam
mengungkap tindak pidana ini, dibutuhkan peran whistleblower yang dapat
membantu pengungkapan tindak pidana dalam suatu korporasi semakin cepat,
melalui perannya sebagai pengungkap fakta.
Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah
metode penelitian normatif, yaitu metode atau cara penelitian yang dilakukan
dengan meneliti bahan pustaka yang telah ada dan melakukan tinjauan hukum
dalam penerapan whistleblowing system dan perlindungan hukumnya.
Adapun beberapa kesimpulan dari skripsi ini antara lain yakni, pertama,
Pencegahan timbulnya tindak pidana dalam suatu korporasi dapat tercapai apabila
penerapan whistleblowing system telah optimal, kedua, Perlindungan hukum bagi
whistleblower yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 31 tahun 2014
tentang Perlindungan Saksi dan Korban bila dijalankan dengan efektif akan
membuat para calon whistleblower semakin berani untuk mengungkap fakta,
karena tidak merasa takut terancam dan terintimidasi oleh para pelaku tindak
pidana. / Crimes that occur within a corporation are growing, both from the type of
crime and from the number of perpetrators. The implementation of criminal acts
in corporations which increasingly involves many parties will make it more
difficult for law enforcers to uncover these criminal acts because criminal acts
will be more organized. In uncovering this criminal act, the role of whistleblower
is needed that can help the disclosure of criminal acts in a corporation more
quickly, through its role as a whistleblower.
The research method used by the authors in this study is a normative
research method, which is a method or method of research conducted by
examining existing library materials and conducting legal reviews in the
application of the whistleblowing system and its legal protection.
The conclusions of this thesis include, first, Prevention of criminal offenses
in a corporation can be achieved if the application of the whistleblowing system is
optimal, secondly, legal protection for whistleblowers listed in Act Number 31 of
2014 concerning Protection of Witnesses and Victims if carried out effectively will
make the whistleblower candidates more courageous to reveal the facts, because
they do not feel afraid of being threatened and intimidated by the perpetrators of
criminal acts