Abstract :
Listrik memiliki peran penting sebagai sumber daya infrastruktur telekomunikasi
selular (BTS) dalam menjamin kontinuitas penyediaan telekominikasi antar pelanggan
karena bisa berdampak pada kerugian baik bagi pihak operator maupun pelanggan.
Listrik dari PLN yang setiap harinya shutdown selama 2 jam menjadi masalah penting
dan harus dicarikan alternatif konfigurasi hybrid sumber daya lsitriknya. Sumber daya
existing dirasa masih kurang dari segi ketahanan energi BTS system. Namun sumber
listrik juga memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan berkelanjutan
dengan memperhatikan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Hal tersebut dapat
dilihat dalam peraturan pemerintah No. 79 Tahun 2014 tentang kebijakan Energi
Nasional (KEN). 4 alternatif konfigurasi pengganti disajikan untuk mencari konfigurasi
terbaik dengan mengutamakan penggunaan energi terbarukan seperti PLTB. 3 elemen
dan dimensi 4A digunakan untuk menentukan alternatif terbaik disamping alternatif
usulan utama yang menggunakan PLTB sebagai sember daya utama. Aspek ekonomi
dan lingkungan akan diperlihatkan juga untuk mengetahui perbedaan semua alternatif
termasuk yang existing. Kalkulasi menggunakan persamaan HHI untuk mencari indeks
tunggal power sharing sumber daya listrik dan persamaan normalisasi untuk mencari
nilai min ?max indiktor relatif setiap konfigurasi. Bobot masing-masing indikator relatif
dibuat rata atau berbobot sama karena tidak ada penekanan pada indikator tertentu.
Hasil dengan ketahanan energi terbaik dapat dilihat pada angka energy security index
terbesar yang diperlihatkan pada tabel dan grafik radar.
Kata kunci : BTS, PLN shutdown, konfigurasi alternatif, PLTB, indikator elemen,
indikator relatif, Energy Eecurity Index (ESI)