Abstract :
Penelitian ini menganalisis bagaimana pemaknaan masyarakat terhadap fenomena
androgini di media sosial. Androgini merupakan penggabungan karakter feminin
dan maskulin dalam satu tubuh. Bagi masyarakat, androgini merupakan fenomena
baru sehingga keberadaannya dianggap suatu penyimpangan bagi sebagian besar
masyarakat. Hegemoni ideologi yang beredar pada masyarakat bahwa gender hanya
ada dua, yaitu feminin dan maskulin. Sehingga, jika ada gender lain selain feminin
atau maskulin, hal tersebut dianggap penyimpangan. Akibatnya, masyarakat
seringkali melakukan tindakan diskriminasi terhadap kelompok androgini.
Pemaknaan khalayak terhadap fenomena androgini dipengaruhi oleh banyak faktor.
Untuk melihat bagaimana pemaknaan masyarakat tersebut, penelitian ini
menggunakan teori resepsi dalam melakukan analisis. Data yang dikumpulkan
dengan metode wawancara mendalam akan diuraikan dengan cara koding. Hasil
koding tersebut kemudian dianalisis dan dibagi menjadi tiga kelompok pemaknaan
diantaranya hegemoni dominan, negosiasi, dan opisisi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa masyarakat lebih banyak tergolong pada kelompok negosiasi.
Artinya, pemaknaan masyarakat mengenai androgini masih dipengaruhi oleh
ideologi dominan yang ada. Masyarakat tidak bisa sepenuhnya menolak adanya
androgini, namun juga tidak bisa sepenuhnya menerima karena tidak sesuai dengan budaya dominan.
Kata Kunci: Androgini, Pemaknaan Khalayak, Jovi Adhiguna, Teori Resepsi
This study analyzes how the society understanding of the phenomenon of androgyny
through the social media. Androgyny is a blend of character between feminine and
masculine inside one body. From society view, androgyny is a new phenomenon
that the existent itself is a deviation for most of the public. The hegemon ideology
that exist in society said that there are only two gender which is feminine and
masculine. So if there is another gender beside feminine and masculine will be
judge as a deviation. As the result, society often make discrimination action toward
the androgyny group. The understanding of the society toward the androgyny
phenomenon is fueled by a lot of factor. To see how the society views this
phenomenon, this research use the reception theory in this analysis. Data collected
by using interview method will be described by coding. The coding result then will
be analyze and will be divided in to three meaning group which is dominant
hegemony, negotiation and opposition. The research result shows that society is
more towards the negotiation group. Meaning that the understanding of the society
towards androgyny is still being influence by the dominant hegemony that exist.
Society can?t fully denied the existent of androgyny, but they cannot fully accepted
because it?s not in accordance with the dominant culture.
Keywords: Androgyny, Societies Understanding, Jovi Adhiguna, Reception Theory