Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Kawab, Lindriani Marsyanti
Subject
Russia (Federation)
Datestamp
2021-01-21 05:20:17
Abstract :
Penelitian ini mencoba menjelaskan mengenai dampak kerjasama militer Indonesia dan Rusia terhadap peningkatan alutsista TNI di era Jokowi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori kerjasama internasional. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, kuantitatif, dan teknik pengumpulan data pustaka. Hasil dari penelitian studi kepustakan ini adalah dampak kerjasama militer Indonesia dan Rusia terhadap peningkatan alutsista TNI di era Jokowi, menunjukan terjadi peningkatan. Kerjasama ini yang mencakup kerjasama militer dan sharing informasi untuk memberantas terorisme yang menjadi masalah internasional bagi Indonesia dan Rusia, pelatihan militer bersama di Biak Papua, Indonesia, serta pinjaman lunak untuk pembayaran alutsista TNI yang dibeli dari Rusia. Hal ini berdampak terhadap pengembangan industri pertahanan Indonesia serta peningkatan keamanan dan kedaulatan dan memodernisasi alutsista TNI untuk menjaga stabilitas keamanan negara.
This research tries to explain the impact of the cooperation between the Indonesian and Russian military on the improvement of TNI defense equipment in the Jokowi era. In this study the author uses the theory of international cooperation. The type of research used is qualitative, quantitative, and library data collection techniques. The results of this literature study are the impact of Indonesian and Russian military cooperation on the increase of TNI defense equipment in the Jokowi era, showing an increase. This collaboration includes military cooperation and information sharing to combat terrorism which has become an international problem for Indonesia and Russia, joint military training in Biak Papua, Indonesia, and soft loans for TNI defense equipment purchased from Russia. This has an impact on the development of the Indonesian defense industry as well as increasing security and sovereignty and modernizing TNI defense equipment to maintain the stability of state security.