Abstract :
Penyakit yang timbul akibat radikal bebas dan infeksi semakin meningkat. Berbagai
upaya dilakukan oleh masyarakat untuk memelihara kesehatannya, salah satunya
adalah memanfaatkan tanaman obat. Parijoto (Medinilla speciosa Blume) menjadi
salah satu tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya
warga desa Colo-Kudus, Jawa Tengah. Penelitian terdahulu mengungkapkan
bahwa buah parijoto mengandung senyawa aktif flavonoid, saponin, tanin, alkaloid,
dan glikosida sebagai antioksidan dan bersifat antibakteri. Tujuan penelitian ini
untuk menguji dan mengetahui pengaruh ekstrak metanol buah parijoto sebagai
antioksidan dan antibakteri terhadap pertumbuhan kuman Gram negatif (S.
dysenteriae dan K. pneumoniae) dan kuman Gram positif (S. pyogenes dan MRSA).
Penelitian bersifat eksperimental dengan metode DPPH untuk uji antioksidan dan
metode Kirby-Bauer untuk uji antibakteri. Hasil menunjukkan ekstrak metanol
buah parijoto mempunyai aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 1,856 ppm dan
pada konsentrasi 12,5 mg/ml, 25 mg/ml, 50 mg/ml, dan 100 mg/ml mempunyai
aktivitas antibakteri yang mampu menghambat pertumbuhan kuman S. pyogenes
dengan rerata diameter zona inhibisi 8,68 mm; 9,6 mm; 10,42 mm; 11,72 mm dan
MRSA dengan rerata diameter zona inhibisi 7,43 mm; 8,43 mm; 9,35 mm; 12,07
mm, namun tidak mampu menghambat pertumbuhan kuman S. dysenteriae dan K.
pneumoniae. Ekstrak metanol buah parijoto mempunyai aktivitas antioksidan
sangat kuat dan mempunyai aktivitas antibakteri yang tidak efektif terhadap kuman
Gram negatif (S. dysenteriae dan K. pneumoniae) serta efektivitas lemah terhadap
kuman Gram positif (S. pyogenes dan MRSA).
Kata kunci: antioksidan, antibakteri, Medinilla speciosa Blume, S. dysenteriae, K.
pneumoniae, S. pyogenes, MRSA. / Diseases occurred by free radical and infection are increasing. Various ways have
been done by many people to preserve their health, one of them is by using
medicinal plants. Parijoto (Medinilla speciosa Blume) is one of medicinal plants
which used by Indonesian society, especially rural people in Colo-Kudus, Central
Java. Previous research revealed that parijoto fruit contains active compounds
such as flavonoids, saponins, tannin, alkaloids, and glycosides as antioxidant and
antibacterial. The purposes of this research are to examine and determine the effect
of methanol extract of parijoto fruit as antioxidant and antibacterial on the growth
of negative Gram bacteria (S. dysenteriae and K. pneumoniae) and positive Gram
bacteria (S. pyogenes and MRSA). This is an experimental research with DPPH
method for antioxidant test and Kirby-Bauer method for antibacterial test. The
results show that methanol extract of parijoto fruit has antioxidant activity with
IC50 value 1,856 ppm and at concentration 12,5 mg/ml, 25 mg/ml, 50 mg/ml, and
100 mg/ml has antibacterial activity which afford to inhibit S. pyogenes bacteria
with average diameter of inhibition zone 8,68 mm; 9,6 mm; 10,42 mm; 11,72 mm
and MRSA with average diameter of inhibition zone 7,43 mm; 8,43 mm; 9,35 mm;
12,07 mm, however the extract is incapable to inhibit the growth of S. dysenteriae
and K. pneumoniae bacteria. Methanol extract of parijoto fruit has overpowering
antioxidant activity and has ineffective antibacterial effect on negative Gram
bacteria (S. dysenteriae and K. pneumoniae) and weak effectiveness on positive
Gram bacteria (S. pyogenes and MRSA).
Keywords: antioxidant, antibacterial, Medinilla speciosa Blume, S. dysenteriae, K.
pneumoniae, S. pyogenes, MRSA