Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Sigalingging, Dina Nindya Elisabeth
Subject
Finance
Datestamp
2024-10-08 11:11:25
Abstract :
Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui dan menganalisis ada atau tidaknya
pengaruh feverage terhadap tarif pajak perusahaan manufaktur sub sektor makanan
dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014 sampai dengan
tahun 2017. (2) Untuk mengetahui dan menganalisis ada atau tidaknya pengaruh
profitabilitas terhadap tarif pajak perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan
minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014 sampai dengan
tahun 2017. (3) Untuk mengetahui dan menganalisis ada atau tidaknya pengaruh
intensitas aset tetap terhadap tarif pajak efektif pada perusahaan manufaktur sub sektor
makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014
sampai dengan tahun 2017. (4) Untuk mengetahui dan menganalisis ada atau tidaknya
pengaruh intensitas persediaan terhadap tarif pajak efektif pada perusahaan manufaktur
sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun
2014 sampai dengan tahun 2017. (5) Untuk mengetahui dan menganalisis ada atau
tidaknya pengaruh leverage, profitabilitas, intensitas aset tetap dan intensitas
persediaan terhadap tarif pajak efektif pada perusahaan manufaktur sub sektor
makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014
sampai dengan tahun 2017.
Analisis data: penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi
linear berganda. Regresi lincar berganda dilakukan dengan menggunakan teknik
analisis stastistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi dan uji
hipotesis. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan metode penelitian
pustaka dan dokumentasi yang dilakukan secara purpose sampling. Data yang
digunakan adalah data sekunder dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2017.
Kesimpulan: (1) variable leverage berpengaruh positif signifikan terhadap tarif
pajak efektif. (2) variabel profitabilitas berpengaruh positif tidak signifikan. (3).
Variabel intensitas aset tetap berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap tarif pajak
efektif (4). Variabel intensitas persediaan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap
tariff pajak efekuf.
Saran: . (1) Perusahaan jasa sektor makanan dan minuman diharapkan lebih berhati- hati terhadap tindakan dalam melakukan tarif pajak efektif karena pembayaran pajak sudah lebih ditingkatkan baik dalam hal pengawasan dan pelaksanaan. (2) Penelitian selanjutnya diharapkan menambah jangka waktu penelitian agar semakin banyak data perusahaan yang dapat digunakan sebagai sampel penelitian. (3) Penelitian selanjutnya juga diharapkan menggunakan variabel independen yang lebih banyak karena faktor- faktor yang mempengaruhi tarif pajak efektif bukan hanya /everage, profitabilitas, intensitas aset tetap, intensitas persediaan. (4) Penelitian selanjutnya diharapkan menambah populasi perusahaan yang akan dijadikan sampel penelitian di berbagai sektor keuangan, sektor pertambangan dan sektor lain yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI).