Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh likuiditas dan
inventory intensity terhadap agresivitas pajak pada perusahaan subsektor makanan
dan minuman yang terdaftar tahun 2017 sampai dengan 2021 di Bursa Efek
Indonesia (BEI). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah pengumpulan data sekunder yang datanya bersifat kuantitatif berupa laporan
keuangan yang diakses melalui situs resmi BEI yaitu www.idx.co.id. Teknik
pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling
nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling dengan kriteria
sampel; (1) terdaftar di BEI selama periode 2017-2021 serta mempublikasikan
laporan keungan perusahaan secara lengkap dan berturut-turut dari tahun 2017-
2021 (2) menggunakan satuan nilai rupiah (RP) dalam laporan keuangannya selama
tahun penelitian. Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 30 perusahaan
makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2017-2021. Teknik analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.
Penelitian ini diuji dengan menggunakan metode analisis data diantaranya adalah
uji analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji
hipotesis, dan uji koefisien determinasi.
Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa signifikansi untuk pengaruh likuiditas
terhadap agresivitas pajak adalah sebesar 0,407 > 0,05 dan nilai t (hitung) -0,834 <
t (tabel) 1,995 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho1 diterima dan Ha1 ditolak,
artinya tidak ada pengaruh likuiditas terhadap agresivitas pajak. Diketahui
signifikansi untuk pengaruh inventory intensity terhadap agresivitas pajak adalah
sebesar 0,006 < 0,05 dan nilai t (hitung) 2,843 > t (tabel) 1,995 sehingga dapat
disimpulkan bahwa Ho2 ditolak dan Ha2 diterima, yang artinya ada pengaruh
inventory intensity terhadap agresivitas pajak. Diketahui nilai signifikansi untuk
pengaruh likuiditas dan inventory intensity terhadap agresivitas pajak adalah
sebesar 0,022 < 0,05 dan nilai F (hitung) 4,041 > nilai F (tabel) 3,130 sehingga
dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh likuiditas dan inventory intensity terhadap
agresivitas pajak.
Kata Kunci: agresivitas pajak, inventory intensity, likuiditas. / This study aims to examine and analyze the effect of liquidity and inventory intensity
on tax aggressiveness in food and beverage subsector companies listed from 2017
to 2021 on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The data collection method used
in this research is secondary data collection where the data is quantitative in the
form of financial reports accessed through IDX's official website, namely
www.idx.co.id. The sampling technique in this study used a nonprobability
sampling technique with a purposive sampling approach with sample criteria; (1)
registered on the IDX during the 2017-2021 period and published complete and
consecutive company financial reports from 2017-2021 (2) used the rupiah value
unit (RP) in its financial reports during the research year. This study uses a
population of 30 food and beverage companies listed on the IDX in 2017-2021. The
data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis.
This study was tested using data analysis methods including a descriptive analysis
test, classical assumption test, multiple linear regression analysis, hypothesis
testing, and a coefficient of determination test.
The results of this study showed that the significance of the effect of liquidity on tax
aggressiveness was 0,407 > 0,05 and the value of t (count) -0,834 < t (table) 1,995,
so it can be concluded that Ho1 is accepted and Ha1 is rejected, meaning that there
is no effect of liquidity on tax aggressiveness. It is known that the significance of
the effect of inventory intensity on tax aggressiveness is 0,006 <0,05 and the t
(count) value is 2,843 > t (table) 1,995, so it can be concluded that Ho2 is rejected
and Ha2 is accepted, which means that there is an effect of inventory intensity on
tax aggressiveness. It is known that the significant value for the influence of
liquidity and inventory intensity on tax aggressiveness is 0,022 <0,05 and the F
value (count) is 4,041 > the F value (table) is 3,130, so it can be concluded that
there is an effect of liquidity and inventory intensity on tax aggressiveness.
Keywords: tax aggressiveness, inventory intensity, liquidity