Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya penguasaan
kosakata bahasa Mandarin. Permasalahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor,
di antaranya media pembelajaran yang kurang tepat, kurangnya motivasi belajar
untuk siswa sehingga siswa cenderung menjadi kurang termotivasi untuk mengikuti
pelajaran bahasa Mandarin.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas
(PTK), dengan menggunakan model penelitian tindakan kelas dari Kurt Lewin yang
terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.
Penelitian ini dilaksanakan di SD Holy Faithful Obedient (HFO) Sawangan Depok
dengan subjek penelitian kelas II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
hasil apakah penggunaan media gambar meningkatkan kemampuan penguasaan
kosakata siswa.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan media pembelajaran dengan
media gambar dapat meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata siswa dalam
pelajaran bahasa Mandarin. Hal ini terbukti dari perolehan hasil belajar siswa yang
terus meningkat. Dari 23 orang siswa, hasil tes kondisi awal sebelum menggunakan
media gambar hanya mencapai rata-rata 58,46 kemudian dari hasil tes siklus I yang
sudah menggunakan media gambar memiliki rata-rata 64,11 serta pada siklus II rata-
rata nya menjadi 80,14.
Keywords: Media gambar, Kosakata, Pembelajaran bahasa Mandarin