Abstract :
Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi
tentang ada atau tidaknya hubungan antara motivasi terhadap prestasi belajar pelajaran
bahasa Mandarin mahasiswa angkatan ke 9 tahun akademik 2013/2014 di Xin Ya College
Jakarta Barat.
Penelitian ini dilakukan di Xin Ya College pada akhir bulan Mei 2014 dengan
sampel yang digunakan sebanyak 40 mahasiswa dari Prodi Keguruan Mandarin dan Prodi
Bisnis Mandarin yang telah belajar empat mata pelajaran umum bahasa mandarin.
Penarikan sampel menggunakan metode simple random sampling atau acak sedehana.
Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel motivasi (X) dan
variabel prestasi belajar pelajaran bahasa Mandarin (Y).
Untuk memperoleh data variabel motivasi, peneliti menggunakan instrument
penelitian berupa angket atau kuesioner. Penghitungan menggunakan metode skala Likert
dengan empat alternatif jawaban yaitu Sangan Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS)
dan Sangat Tidak Setuju (STS). Pengujian validitas variabel motivasi ini menggunakan
SPSS 21. Sedangkan untuk variabel prestasi belajar pelajaran bahasa Mandarin diperoleh
dari hasil Indeks Prestasi Semester (IPS) mereka di universitas untuk empat mata pelajaran
umum.
Dari hasil perhitungan uji validitas didapat bahwa dari 30 butir pernyataan yang
terdapat di dalam kuesioner, hanya 26 butir pernyataan yang dinyatakan valid.
Pengujian kenormalan data menggunakan tabel Kolmogorov-Smirnov.
Perhitungan normalitas variabel motivasi dan variabel prestasi belajar pelajaran bahasa
Mandarin diperoleh signifikan (Sig) sebesar 0,200>0,05, sehingga dapat disimpulkan
kedua variabel tersebut berdistribusi normal. Untuk pengujian linearitas antara variable
motivasi dengan prestasi belajar pelajaran bahasa Mandarin mahasiswa diperoleh hasil
nilai linearity sebesar 0,104>0,05, maka dapat diartikan bahwa hubungan X dengan Y
bersifat linier.
Pengujian korelasi antara variabel motivasi dengan variabel prestasi belajar
pelajaran bahasa Mandarin mahasiswa, diperoleh nilai korelasi sebesar 0,625 atau 62,5%
dengan hasil tersebut apabila ditinjau berdasarkan tabel pedoman interpretasi koefisien
korelasi menurut Sugiyono, maka hubungan antara kedua variabel ini adalah bernilai
positif dan bersifat kuat, dan untuk koefisien determinasinya sebesar 0,391 atau 39,1%
yang artinya variabel motivasi (X) mempengaruhi variabel prestasi belajar pelajaran
bahasa Mandarin (Y) sebesar 39,1% dan sisanya 60,9% dipengaruhi oleh faktor lain.