Abstract :
Pendidikan dan kemampuan di lingkungan universitas bertujuan untuk mencapai
keunggulan akademik dan profesional dalam perawatan kesehatan dengan
mempertahankan IPK yang tinggi. Prestasi IPK yang baik memerlukan dedikasi,
kerja keras, kemampuan pemecahan masalah, belajar mandiri, dan efektivitas
pengaturan waktu. IPK adalah hasil dari upaya belajar mahasiswa yang tercapai
dalam bidang akademik selama satu semester dan dicatat pada akhir setiap
semester. IPK Kumulatif adalah metrik yang digunakan untuk mengevaluasi
keseluruhan prestasi seorang siswa di sekolah. Mahasiswa yang memiliki
kesehatan fisik yang baik dan tingkat motivasi yang tinggi akan berkontribusi
pada peningkatan IPK keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
sejauh mana tingkat motivasi dan status gizi seseorang berhubungan dengan IPK.
Penelitian dilakukan selama tujuh bulan, dimulai dari Januari 2023 hingga Juli
2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dan uji
korelasi statistik. Variabel independen yang dipertimbangkan adalah nilai rata-rata
semester awal dan nilai rata-rata semester akhir siswa. Berdasarkan data di atas,
ditemukan korelasi antara IPK, Motivasi, dan IMT. Korelasi antara IPK dan
Motivasi sangat rendah, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0.042. Nilai p-value
yang besar (0.713) menunjukkan tidak ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan
adanya hubungan yang signifikan antara IPK dan Motivasi. Ini menunjukkan
bahwa tingkat motivasi seseorang tidak secara linier terkait dengan IPK mereka.
Sementara itu, korelasi antara IPK dan IMT menunjukkan hubungan positif yang
lemah, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0.212. Nilai p-value mendekati
tingkat signifikansi yang ditetapkan (0.059), menunjukkan adanya kemungkinan
hubungan yang signifikan antara IPK dan IMT. Ini mengindikasikan bahwa
semakin tinggi nilai IMT, semakin tinggi juga nilai IPK, meskipun hubungan
tersebut masih tergolong lemah.
Kata Kunci : Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Motivasi Belajar, IMT. / Education and competence in the university setting aim to achieve academic and
professional excellence in healthcare by maintaining a high GPA. Good GPA
achievement requires dedication, hard work, problem-solving skills, self-directed
learning, and effective time management. GPA represents the result of a student's
learning efforts in the academic field during one semester, recorded at the end of
each semester. Cumulative GPA is a metric used to evaluate a student's overall
achievement in school. Students who have good physical health and high levels of
motivation contribute to the overall improvement of their GPA. This research
aims to determine the extent to which an individual's motivation level and
nutritional status are related to their GPA. The study was conducted for seven
months, starting from January 2023 until July 2023, using a cross-sectional
research design and statistical correlation tests. The independent variables
considered were the average GPA of the initial and final semesters for the
students. Based on the data above, correlations were found between GPA,
motivation, and BMI (Body Mass Index). The correlation between GPA and
motivation is very low, with a Pearson correlation value of 0.042. The large p-
value (0.713) indicates insufficient evidence to conclude a significant relationship
between GPA and motivation. This suggests that a person's motivation level is not
linearly related to their GPA. On the other hand, the correlation between GPA and
BMI shows a weak positive relationship, with a Pearson correlation value of
0.212. The p-value is close to the set significance level (0.059), indicating a
possible significant relationship between GPA and BMI. This suggests that higher
BMI values are associated with higher GPAs, although the relationship is still
considered weak.
Keywords: Grade Point Average (GPA), Learning Motivation, BMI