DETAIL DOCUMENT
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku dengan Kualitas HIdup Penderita Skabies di Wilayah Petamburan IV RW 004 Jakarta Pusat
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Herucakra, Grace Shafadita Rahmani
Subject
Diseases due to parasites 
Datestamp
2023-08-29 09:06:50 
Abstract :
Skabies penyakit umum terjadi di Indonesia karena merupakan tempat yang ideal bagi Sarcoptes scabiei, mengingat iklim tropisnya. Ketika seseorang mengalami kelainan kulit, baik yang terlihat maupun tidak , dapat berdampak pada perubahan kualitas hidup individu. Penelitian ini melibatkan penderita skabies di wilayah Petamburan IV RW 004 Jakarta Pusat. Tujuan penelitian ini guna menentukan apakah ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku dengan kualitas hidup warga Petamburan yang sedang atau pernah terjangkit skabies. Wawancara dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini yang terdiri dari kuesioner pengetahuan tentang skabies, kuesioner perilaku higienitas, serta kuesioner Dermatology life Quality Index (DLQI). Hasil kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Dari 16 responden, hasil analisis hubungan antara pengetahuan dengan kualitas hidup menunjukkan nilai p=0,595 (p>0,05) dan korelasi antara perilaku dengan kualitas hidup, ditemukan nilai p=0,592 (p>0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku dengan kualitas hidup penderita skabies di wilayah Petamburan IV RW 004 Jakarta Pusat. Kata Kunci: Skabies, Kualitas Hidup, Pengetahuan, Perilaku, DLQI. / Scabies is a common disease in Indonesia because it is an ideal place for the Sarcoptes scabiei, given its tropical climate. When a person experiences a skin disorder, whether visible or not, it can have an impact on changing the quality of life of the individual. This study involved scabies sufferers in the Petamburan IV RW 004 Central Jakarta. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between knowledge and behavior with the quality of life of Petamburan residents who are or have been infected with scabies. Interviews and a questionnaire were used to gather the data for this study consisting of a knowledge questionnaire about scabies, a hygiene behavior questionnaire, and a Dermatology life Quality Index (DLQI) questionnaire. Questionnaire results were analyzed using the Chi-Square test. Of the 16 respondents, the results of the analysis of the relationship between knowledge and quality of life showed a value of p=0.595 (p>0.05) and a correlation between behavior and quality of life found a value of p=0.592 (p>0.05) so it can be concluded that there is no a significant relationship between knowledge and behavior with the quality of life of scabies sufferers in the Petamburan IV RW 004 Central Jakarta. Keywords: Scabies, Quality of Life, Knowledge, Behavior, DLQI 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia