Abstract :
Lansia adalah kelompok populasi yang jumlahnya semakin meningkat seiring
dengan peningkatan usia harapan hidup. Proses penuaan membawa perubahan
kompleks pada berbagai aspek kehidupan, termasuk status fungsional, status
kognitif, status mental, dan status gizi. Perubahan ini dapat menyebabkan lansia
lebih rentan terhadap berbagai penyakit dan masalah kesehatan. Oleh karena itu,
sangat penting untuk mengevaluasi kondisi status fungsional, kognitif, mental, dan
gizi lansia. Hal ini dapat mendeteksi lebih dini lansia yang mengalami gangguan
sehingga bisa cepat ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambarkan kondisi status fungsional, kognitif, mental, dan gizi pada lansia di
Sasana Tresna Werdha Ria Pembangunan pada tahun 2023. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi cross-sectional dengan
menggunakan kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 40 responden yang dipilih
menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada
status fungsional sebanyak 22 orang (55%) lansia memiliki status fungsional
mandiri, sedangkan 13 orang (32,5%) mengalami ketergantungan ringan, 1 orang
(2,5%) mengalami ketergantungan sedang, 1 orang (2,5%) mengalami
ketergantungan berat, dan 3 orang (7,5%) mengalami ketergantungan total. Pada
status kognitif, sebanyak 26 orang (65%) lansia memiliki fungsi kognitif tidak
mengalami gangguan kognitif, sedangkan 14 orang (35%) mengalami gangguan
kognitif. Pada status mental lansia menunjukkan bahwa sebanyak 32 orang (80%)
tidak mengalami depresi, sementara 8 orang (20%) memiliki kemungkinan besar
mengalami gangguan depresi. Tidak ditemukan lansia yang mengalami depresi.
Pada status gizi, sebanyak 24 orang (60%) lansia memiliki status gizi normal,
sementara 13 orang (36%) berisiko mengalami malnutrisi, dan 3 orang (7%)
mengalami malnutrisi. Kesimpulan berdasakan hasil pengkajian paripurna geriatri
lansia di Sasana Tresna Werdha Ria Pembangunan didapatkan gambaran
berdasarkan status fungsional sebagian besar mandiri, berdasarkan status kognitif
sebagian besar tidak ada gangguan kognitif, berdasarkan status mental sebagian
besar tidak mengalami depresi, berdasarkan status gizi sebagian besar memiliki
status gizi normal.
Kata Kunci : Lansia, Status Fungsional, Status Kognitif, Status Mental, Status Gizi. / The elderly are a population group whose numbers are increasing alongside the rise
in life expectancy. The aging process brings complex changes in various aspects of
life, including functional, cognitive, mental, and nutritional status. These changes
can make the elderly more vulnerable to various diseases and health issues.
Therefore, it is crucial to evaluate the functional, cognitive, mental, and nutritional
status of the elderly. This can help detect disorders in the elderly at an early stage,
enabling prompt intervention.This study aims to describe the functional, cognitive,
mental, and nutritional status of the elderly in Sasana Tresna Werdha Ria
Pembangunan in the year 2023. The research method used is descriptive with a
cross-sectional study approach using a questionnaire. The research sample consists
of 40 respondents selected through total sampling technique. The research findings
indicate that regarding functional status, 22 individuals (55%) of the elderly have
independent functional status, while 13 individuals (32.5%) experience mild
dependence, 1 person (2.5%) experiences moderate dependence, 1 person (2.5%)
experiences severe dependence, and 3 individuals (7.5%) experience total
dependence. Concerning cognitive status, 26 individuals (65%) of the elderly have
normal cognitive function without cognitive impairments, while 14 individuals
(35%) experience cognitive impairments. As for mental status, the research shows
that 32 individuals (80%) do not experience depression, while 8 individuals (20%)
are likely to have depression disorders. No elderly individuals with depression were
found. Regarding nutritional status, 24 individuals (60%) have normal nutritional
status, while 13 individuals (36%) are at risk of malnutrition, and 3 individuals (7%)
experience malnutrition. Based on the comprehensive geriatric assessment of the
elderly at Sasana Tresna Werdha Ria Pembangunan, the conclusion shows an
overview of the majority of the elderly being independent in terms of functional
status, having no cognitive impairments, not experiencing depression, and having
normal nutritional status.
Keywords : Elderly, Functional Status, Cognitive Status, Mental Status, Nutritional
Status