Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Dwigita, Sintikhe Glencia
Subject
MEDICINE
Datestamp
2023-08-30 08:51:54
Abstract :
Tungau debu rumah (TDR) sering ditemukan dalam debu rumah, sering ditemukan di lantai ruang tamu, lantai kamar, kasur, sofa, karpet dan juga ditemukan di luar rumah seperti pada sarang burung dan permukaan kulit hewan. Penelitian ini
dimaksudkan untuk mengetahui tinjauan deskriptif analitik kepadatan TDR dan
hubungannya dengan praktik higiene, dan manifestasi alergi pada mahasiswa
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia yang tinggal di rumah atau
indekos. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan
kuantitatif melalui pemeriksaan sampel debu rumah dan hasil kuesioner tentang
praktik higiene. Terlihat memang tidak ada hubungan antara kepadatan dan praktik
higiene karena dari berbagai penelitian, TDR sulit untuk dieliminasi karena
kemampuan bertahan hidup dari TDR. Dari 60 sampel debu rumah dan indekos,
ditemukan sebanyak 76,7% responden yang tinggal di rumah dan 73,3% responden
yang tinggal di indekos. Berdasarkan praktik higienitas didapatkan secara statistik,
menjemur kasur dan membersihkan ruangan dengan vacuum cleaner atau kain
basah mampu mengurangi kepadatan TDR. Penelitian ini didapatkan secara
statistik bermakna bahwa kepadatan TDR berpengaruh terhadap individu yang
memiliki riwayat asma yang tinggal di rumah.
Kata Kunci: tungau debu rumah Dermatophagoides pteronyssinus,Dermatophagoides farinae, praktik higiene, alergi. / House dust mites (TDR) are often found in house dust, often found on living room
floors, room floors, mattresses, sofas, carpets and are also found outdoors such as
in bird nests and animal skin surfaces. This study was intended to determine a
analytical descriptive review of TDR density and its relationship with hygiene
practices, and allergic manifestations in faculty of medicine Christian University
of Indonesia students who live at home or boarding house. This study uses
analytical descriptive methods with a quantitative approach through examination of
house dust samples and questionnaire results on hygiene practices. It seems that
there is no relationship between density and hygiene practices because from various
studies, TDR is difficult to eliminate because of the survivability of TDR. From 60
samples of house dust and boarding houses, it was found that 76.7% of respondents
lived in houses and 73.3% of respondents who lived in boarding houses. Based on
statistically obtained hygiene practices, drying the mattress and cleaning the room
with a vacuum cleaner or wet cloth can reduce TDR density. This study found
statistically meaningful that TDR density affects individuals who have a history of
asthma who live at home.
Keywords: house dust mite, Dermatophagoides pteronyssinus, Dermatophagoides
farinae, hygiene practices, allergies