Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan siswa dalam
menyampaikan atau memasukkan ide-ide mereka melalui gambar, grafik, atau
diagram yang disajikan di SMPN 80 Jakarta; (2) mendeskripsikan kemampuan
siswa menerjemah konsep matematika ke dalam gambar, grafik dan diagram di
SMPN 80 Jakarta; (3) mendeskripsikan kemampuan siswa menggunakan bahasa
atau simbol matematika untuk menggambarkan peristiwa sehari-hari; (4)
mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa secara keseluruhan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan di SMPN
80 Jakarta sebagai sekolah tempat penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan tes, dan wawancara sebagai pendukung. Adapun indikator yang digunakan
untuk melihat sejauh apa kemampuan komunikasi matematis siswa, yaitu (1)
written text, (2) drawing, (3) mathematical expression. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa peserta didik SMPN 80 Jakarta memiliki tingkat kemampuan
komunikasi matematis dalam kategori sedang, siswa menulis jawaban yang kurang
lengkap tanpa adanya langkah-langkah pengerjaan; (1) jawaban dalam kategori
sedang sebanyak 59% peserta didik, kategori tinggi 26% peserta didik dan kategori
rendah 15% peserta didik, (2) jawaban dalam kategori sedang sebanyak 80%
peserta didik, kategori tinggi 9% siswa dan kategori rendah sebanyak 11% peserta
didik, (3) jawaban dalam kategori sedang 77% peserta didik, kategori tinggi 7%
peserta didik, dan kategori rendah 16 peserta didik, (4) Setelah dianalisis secara
keseluruhan, kemampuan komunikasi matematis berada pada kategori sedang yaitu
sebanyak 74% peserta didik, kategori tinggi 16% peserta didik, kategori rendah
10% peserta didik.
Kata kunci: Kemampuan komunikasi matematis, materi statistika. / This study aims to: (1) describe students' ability to convey or incorporate their ideas
through pictures, graphs, or diagrams presented at SMPN 80 Jakarta; (2) describe
students' ability to translate mathematical concepts into pictures, graphs and
diagrams at SMPN 80 Jakarta; (3) describe students' ability to use language or
mathematical symbols to describe everyday events; (4) describe students' overall
mathematical communication skills. This study used quantitative descriptive
method conducted at SMPN 80 Jakarta as the school where the research was
conducted. Data collection techniques are carried out with tests, and interviews as
support. The indicators used to see the extent of students' mathematical
communication skills are (1) written text, (2) drawing, (3) mathematical expression.
The results of this study showed that SMPN 80 Jakarta students had a moderate
level of mathematical communication skills, students wrote incomplete answers
without any work steps; (1) answers in the medium category as many as 59% of
students, high category 26% of students and low category 15% of students, (2)
answers in the medium category as many as 80% of students, high category of 9%
students and low category as many as 11% of students, (3) answers in the medium
category of 77% of students, high category of 7% of students, and low category of
16 students, (4) After being analyzed as a whole, mathematical communication
skills are in the medium category, namely 74% of students, high category 16% of
students, low category 10% of students.
Keywords: Mathematical communication skills, statistical material.