Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Siagian, Renaldi Christian Hasahatan Siregar
Subject
International relations
Datestamp
2023-12-11 03:22:33
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan tantangan Indonesia dalam
mewujudkan ASEAN Drug Free Area 2025. Konsep yang digunakan dalam analisis
penelitian ini adalah teori transnational organized crime, konsep human security, dan
konsep kebijakan kriminal (Criminal policy) dalam konteks mewujudkan kawasan bebas
narkoba. Metode penelitian yang digunakan kualitatif tipe deskriptif analitik dengan
mengambil sumber data sekunder. Hasil penelitian yang dapat ditemukan adalah
Indonesia menunjukkan komitmen dengan segala upaya yang dilakukan dari dalam negeri
seperti membentuk kebijakan P4GN, melakukan kerja sama gabungan antar instansi
pemerintah, kemudian pada tingkat kawasan Asia Tenggara dengan aktif menjalin kerja
sama gabungan dalam menjaga perbatasan di darat, laut, dan udara melalui ASEAN
Seaport Interdiction Task Force, dan ASEAN Airport Interdiction Task Force, kemudian
juga aktif dalam forum membahas narkotika seperti Preparatory ASEAN Senior Official
Meeting on Drug Matters, ASEAN Senior Officials Meeting on Drug Matters, dan ASEAN
Ministerial Meeting on Drug Matters. Penanggulangan narkotika yang dilakukan
Indonesia bersama ASEAN menunjukkan hasil yang baik, rekomendasi yang dapat
diberikan dalammewujudkan kawasan bebas narkotika di Asia Tenggara adalah dengan
fokus penanggulangan dan kontrol pada ketersediaan barang dan jumlah permintaan.
Kata Kunci : ASEAN, Indonesia, ASEAN Drug Free Area 2025, Kawasan. / This study aims to determine Indonesia's efforts and challenges in realizing the
ASEAN Drug Free Area 2025. The concepts used in the analysis of this study are
the theory of transnational organized crime, the concept of human security, and
the concept of criminal policy (Criminal policy) in the context of realizing a drugfree area. The research method used is qualitative descriptive type analytics by
taking secondary data sources. The results of the research that can be found are
that Indonesia shows commitment with all efforts made from within the country
such as forming P4GN policies, conducting joint cooperation between
government agencies, then at the Southeast Asian regional level by actively
establishing joint cooperation in guarding borders on land, sea, and air through
the ASEAN Seaport Interdiction Task Force, and the ASEAN Airport Interdiction
Task Force, then also active in forums discussing narcotics such as the
Preparatory ASEAN Senior Official Meeting on Drug Matters, ASEAN Senior
Officials Meeting on Drug Matters, and ASEAN Ministerial Meeting on Drug
Matters. Indonesia's narcotics countermeasures with ASEAN showed good
results, the recommendations that can be given in realizing narcotics-free areas in
Southeast Asia are to focus on countermeasures and controls on the availability of
goods and the amount of demand.
. Keywords: ASEAN, Indonesia, ASEAN Drug Free Area 2025, Regional.