Abstract :
Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan implikatur konvensional yang
terdapat dalam pidato Ratu Elizabeth mengenai pandemi Covid-19. Pidato yang diteliti
merupakan pidato yang disampaikan oleh Ratu Elizabeth pada tahun 2020 dan 2021
saat virus Covid-19 mulai menyebar secara masif hingga ditetapkan menjadi sebuah
pandemi. Implikatur konvensional merupakan kajian pragmatik ? implikatur, yang
bersifat umum, sehingga semua orang mengetahui maksud mengenai suatu hal tertentu
berdasarkan sifat, ciri-ciri, maupun makna dari hal tertentu berdasarkan konvensi
(kesepakatan) yang telah ada tentang konteks yang disebutkan. Penulis menguji
implikatur konvensional dalam konteks pandemi Covid-19 yang terdapat pada pidato
Ratu Elizabeth. Permasalahan dalam tulisan ini adalah tentang bagaimana implikatur
konvensional terjadi dalam pidato yang diteliti serta apa maksud dari masing-masing
implikatur konvensional yang ditemukan dalam pidato yang diteliti. Tujuan penelitian
ini adalah untuk menguji sekaligus menyediakan maksud dari implikatur konvensional
yang terdapat dalam pidato yang diteliti. Lebih lanjut, penulis menggunakan metode
deskriptif kualitatif sebagai pendekatan untuk melakukan penelitian. Data dalam
penelitian ini berupa ujaran yang mengandung implikatur konvensional dalam dua
pidato Ratu Elizabeth yang berjudul The Queen coronavirus address: ?We will meet
again? dan The Queen common wealth day message 2021. Dalam menganalisis data,
penulis menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengumpulkan berbagai teori
mengenai implikatur konvensional yang kemudian digunakan sebagai tolak ukur dalam
melakukan analisis. Peneliti menggunakan teori utama dari Horn (2010) yang
menggagas pemicu implikatur konvesional dalam 6 bentuk sebagai berikut; discourse
particles, pronouns, expressives, evidentiality markers, definiteness conditions dan
non-argument datives. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya implikasi umum
yang disampaikan di pidato dalam item leksikal (lexical items) dan konstruksi
linguistik (linguistic constructions) sebagai pembentuk pidato. Berdasarkan analisis
yang dilakukan, kedua pidato tersebut mengandung implikatur konvensional karena
menyampaikan standar umum, kesepakatan, implikasi, pengalaman dan pengetahuan
tentang situasi pandemi, terutama dari sudut pandang warga Britania Raya (UK),
situasi yang umumnya dialami oleh negara-negara di seluruh dunia.
Kata kunci: implikatur, pandemi, konvensi, pemicu, linguistik. / This paper aims to show the conventional implicatures contained in Queen
Elizabeth's speeches regarding the Covid-19 pandemic. The speeches studied were
speeches delivered by Queen Elizabeth in 2020 and 2021 when the Covid-19 virus
began to spread massively until it was declared a pandemic. Conventional implicature
is a pragmatic study ? implicature, an implication or meaning that are not only
conventional, but also considered known generally based on existing conventions
(agreements) about the context mentioned. The writer examines conventional
implicatures in the context of the Covid-19 pandemic contained in Queen Elizabeth's
speech. The problem in this paper is about how conventional implicatures occur and
what the meaning of each conventional implicature found in the speech. The purpose
of this study is to test and provide the meaning of conventional implicatures contained
in the speeches. Furthermore, the writer uses a qualitative descriptive method as an
approach to conducting research. The data are utterances containing conventional
implicatures in two of Queen Elizabeth's speeches entitled The Queen coronavirus
address: 'We will meet again' and The Queen common wealth day message 2021. In
analyzing the data, the writer uses library research method by collecting various
theories regarding conventional implicature in conducting the analysis. The writer uses
the main theory from Horn (2010) who proposes conventional implicature triggers in
6 forms as follows; discourse particles, pronouns, expressives, evidentiality markers,
definiteness conditions and non-argument datives. The result of this research is the
finding of general knowledge conveyed in lexical items and linguistic constructions.
Based on the analysis carried out, both speeches contained conventional implicatures
because there are common standards, agreements, implications, experiences and
knowledge about the pandemic situation, especially from the citizens of United
Kingdom point of view, a situation commonly experienced by countries around the
world.
Keywords: implicatures, pandemic, conventions, triggers, linguistic.