Abstract :
Tujuan dalam penelitian ini adalah agar dapat mengetahui perbedaan
kemampuan matematis siswa kelas VIII pada materi lingkaran matematika dengan
menggunakan metode ekspositori dan metode problem based learning (PBL) di
SMP Santa Lusia Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif
yang bersifat quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua para
siswa kelas VIII diSMP Santa Lusia Bekasi yang terbagi dalam lima kelas VIII
yaitu sebanyak 162 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
menggunakan teknik purposive sampling. Jadi, sampel penelitian ini adalah kelas
VIIIA yaitu sebagai kelas kontrol dan kelas VIIIB sebagai kelas eksperimen.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Teknik
pengukuran kemampuan matematis siswa menggunakan pretest dan posttest dalam
bentuk tulisan. Uji Analisa pada data yang dipakai dalam penelitian ini meliputi
pengujian prasyarat dua rerata, uji hipotesis dan uji N-Gain score. Dalam mengelola
data penelitian ini peneliti menggunakan bantuan dari program software Ms. Excel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dan peningkatan
kemampuan matematis matematika siswa yang menggunakan metode ekspositori
dan metode Problem Based Learning (PBL). Hal ini dibuktikan dengan uji t data
posttest yang telah menunjukkan bahwa tidak berbeda secara signifikannya adalah
Thitung(?0,8393) < Ttabel(1,6690). Hasil uji-t data gain score
menunjukkanadanya adanya perbedaan peningkatan kemampuan matematis siswa
yang di ajar dengan menggunakan metode ekspositori dan metode Problem Based
Learning (PBL) dengan Thitung(?0,1876) < Ttabel(1,6690). Dengan demikian,
perbedaan kemampuan matematis pada siswa yang menggunakan metode Problem
Based Leearning (PBL) cenderung lebih besar karena berfokus dalam memecahkan
sebuah masalah sehingga memiliki pemahaman konsep lebih baik daripada metode
ekspositori.
Kata kunci : PBL, Perbedaan Kemampuan Matematis, Tatap Muka. / The aim of this study was to be able to find out the differences in the
mathematical abilities of class VIII students in the mathematics circle material
using the expository method and the Problem Based Learning (PBL) method at
SMP Santa Lucia Bekasi. This study uses a quantitative research method that is
quasi-experimental. The population in this study were all eighth grade students at
Santa Lucia Bekasi Middle School, which were divided into five eighth grades,
namely 162 students. The sampling technique in this study used a purposive
sampling technique. So, the sample of this research is class VIIIA, namely as the
control class and class VIIIB as the experimental class. Data collection techniques
in this study used the test method. The technique for measuring students'
mathematical abilities uses pretest and posttest in written form. Test analysis on the
data used in this study includes testing the prerequisites of two means, testing the
hypothesis and testing the N-Gain score. In managing the research data, the
researchers used assistance from the Ms. software program. Excel. The results of
this study indicate that there are differences and improvements in students'
mathematical abilities using the expository method and the Problem Based
Learning (PBL) method. This is evidenced by the posttest data t test which has
shown that it is not significantly different, namely T_count (-0.8393)