Abstract :
Stres akademik merupakan respon tubuh ketika adanya suatu stresor yang didapatkan oleh adanya tuntutan akademik yang mengharuskan seorang mahasiswa untuk mampu memenuhi setiap tugas dan kewajibannya sebagai mahasiswa. Persentase stres akademik secara global sebesar 38 - 71%, di Asia sebesar 39,6 - 61,3%, dan di Indonesia sebesar 36,7 - 71,6% Stres akademik didominasi oleh mahasiswa kedokteran jika dibandingkan dengan populasi umum lainnya. Pada mahasiswa fakultas kedokteran, peralihan dari SMA ke tingkat universitas merupakan suatu peralihan yang cukup signifikan disebabkan oleh jadwal atau kegiatan perkuliahan yang lebih padat, banyaknya tugas, pembelajaran yang sulit untuk dipahami. Ketika terjadi stres akademik, mahasiswa dapat terganggu aktivitasnya, seperti tidur yang kurang dan perubahan siklus tidur sehingga dapat menimbulkan kualitas tidur yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara stres akademik terhadap kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran fakultas kedokteran Universitas Kristen Indonesia. Metode yang digunakan yaitu metode observasional analitik dengan
pendekatan cross sectional. Hasil yang didapatkan dari analisis univariat tingkat stres akademik didominasi oleh stres akademik dengan tingkat sedang dan kualitas
tidur didominasi oleh kualitas buruk. Analisis bivariat menggunakan Chi-Square pada penelitian ini didapatkan nilai Asympt Sig (2-sided) adalah 0,001 < 0.05 yang berarti ada hubungan antara stres akademik dengan kualitas tidur. Diharapkan mahasiswa mampu memanajemen stres akademik sehingga tidak berdampak pada kualitas tidur.
Kata kunci: Stres akademik, Kualitas tidur, Mahasiswa kedokteran. / Academic stress is the body's response when there is a stressor obtained by
academic demands that require a student to be able to fulfill every task and
obligation as a student. The percentage of academic stress globally is 38 - 71%, in
Asia it?s 39.6 - 61.3%, and in Indonesian it?s 36.7 - 71.6% Academic stress is
dominated by medical students when compared to the rest of the general population.
For medical faculty students, the transition from high school to university level is a
quite significant transition due to a tighter lecture schedule or activities, lots of
assignments, and learning that is difficult to understand. When academic stress
occurs, students' activities can be disrupted, such as lack of sleep and changes in
sleep cycles, which can lead to poor sleep quality. Objective the purpose of this
research is to determine whether or not there is a relationship between academic
stress and sleep quality in medical students at the medical faculty of the Indonesian
Christian University. Method used is an analytical observational method with a
cross sectional approach. Results obtained from univariate analysis, the level of
academic stress is dominated by moderate levels of academic stress and the quality
of sleep is dominated by poor quality. Bivariate analysis usingChi-Square in this
study, the Asympt Sig (2-sided) value was 0.001 < 0.05, which means there is a
relationship between academic stress and sleep quality. It?s hoped that students will
be able to manage academic stress so that it does not impact sleep quality.
Keywords: Academic stress, Sleep quality, Medical students.