Abstract :
Tujuan dari penelitian ini yaitu Pertama untuk meneliti lebih mendalam mengenai :
Pertanggungjawaban Perusahaan Angkutan terhadap tumpahnya minyak muatan kapal di
laut yang mengakibatkan pencemaran minyak di laut. Kedua, untuk meneliti lebih mendalam
penegakan hukum melalui aspek perdata bagi perusahaan yang mengakibatkan tumpahnya
minyak muatan kapal di laut yang mengakibatkan pencemaran minyak di laut berdasarkan
perspektif hukum nasional Indonesia.
Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang mempertimbangkan penelitian
kepada analisis, adapun tehnik analisis data yang digunakan melalui data-data terkumpul dari
bahan hukum dengan uraian melalui kalimat-kalimat Sementara itu, penelitian ini juga bersifat
deskriptif dengan menggunakan pendekatan Pengumpulan dokumen hukum dalam penelitian
ini dilakukan dengan metode dokumenter. Metode dokumenter merupakan sarana untuk
memperoleh dokumen hukum yang diperoleh dari teks perundang-undangan dan pendekatan
analitis. yang efektif, teratur, dan logis sehingga menyederhanakan analisis hasil terhadap
perumusan masalah.
Kesimpulan dari penelitian ini, ertanggungjawaban perdata atas penegakan hukum
lingkungan hidup demi mendapatkan ganti kerugian dan biaya pemulihan lingkungan akibat
pencemaran dan kerusakan lingkungan yang diakibatkan kapal tanker. doktrin
pertanggungjawaban strict liability yang tertuang dalam Undang Nomor 32 Tahun 2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menganut prinsip
pertanggungjawaban mutlak atau yang sering dikenal sebagai strict liability dapat diartikan
suatu prinsip tanggungjawab yang memandang kesalahan sebagai suatu yang tidak relevan
untuk dipermasalahkan.kedua, Dalam gagasannya UUPPLH terkait penyelesaian cukup
memadai jika pencemaran yang terjadi diakibatkan oleh pihak pencemar dan korban
pencemaran ialah Warga negara Indonesia, maka UUPPLH merupakan peraturan yang bersifat
Umbrella Act. / The purpose of this observe is first to study in extra depth concerning: the responsibility of the
transportation employer for oil spills in ship cargo at sea which result in oil pollutants within
the sea. 2nd, to have a look at more deeply regulation enforcement via civil elements for
businesses that result in oil spills in deliver cargo at sea which result in oil pollutants in the
sea based totally at the attitude of Indonesian country wide regulation.This research is
normative legal research that considers research to analysis, while data analysis techniques
are used through data collected from legal materials with descriptions through sentences
Meanwhile, this research is also descriptive by using the approach of collecting legal
documents in this research. documentary method. The documentary method is a means of
obtaining legal documents obtained from statutory texts and an analytical approach. effective,
orderly, and logical to simplify the analysis of the results of the problem formulation.
The conclusion of this research is civil responsibility for enforcing environmental law to obtain
compensation and environmental restoration costs due to pollution and environmental damage
caused by tankers. The doctrine of strict liability as contained in Law Number 32 of 2009
concerning Environmental Protection and Management adheres to the principle of absolute
liability or what is often known as strict liability, which can be interpreted as a principle of
responsibility that views mistakes as irrelevant to the dispute. related to adequate settlement if
the pollution that occurs is caused by the polluter and the victim of pollution is an Indonesian
citizen, then the UUPPLH is a regulation that is an Umbrella Act.