Abstract :
Urbanisasi dapat memberi pengaruh baik dan buruk bagi perkembangan sebuah
kawasan. Melalui penambahan jumlah penduduk, kebutuhan hunian akan turut meningkat.
Ketersediaan lahan yang sangat terbatas di dalam kota, mendorong masyarakat memanfaatkan
lahan tersisa di pinggiran sungai. Perubahan fungsi lahan pinggiran sungai akan memberi
dampak buruk seperti banjir, kualitas hunian dan masalah hak atas tanah. Kepadatan hunian di
pinggiran sungai memberi dampak limbah cair dan padat kawasan hunian kepada sungai.
Permasalahan lingkungan dan sosial di kawasan ini terjadi akibat kurangnya ruang terbuka
hijau di dalam kawasan tersebut.
Penelitian ini akan mengamati salah satu kawasan pinggiran sungai kali Ciliwung yakni
Kampung Pulo yang terletak di Kelurahan Jatinegara Kota Jakarta Timur. Pembahasan
dilakukan terkait permasalahan permukiman padat penduduk disepanjang kali Ciliwung dan
dampak lingkungannya akibat limbah domestik dan bagaimana solusi untuk mengatasi
permasalahan tersebut. Kajian desain dengan demikian membahas pengelolaan limbah cair dan
padat dari permukiman, konsep lahan terbuka hijau, aspek social, pengadaan fasilitas umum
dan konsep sirkulasi lingkungan.
Penelitian dilakukan secara deskriptif, kualitatif serta menganalisa dokumentasi dari
lokasi yang ada dan melakukan wawancara kepada masyarakat sekitarnya serta aparatur
pemerintahan guna mendapatkan data permasalahan secara lebih detail dan memberikan desain
masukan yang dapat menjadi solusi secara keseluruhan. Penelitian bertujuan untuk mengkaji
kualitas kawasan permukiman serta konsep hunian berbasis pembangunan berkelanjutan yang
menitikberatkan pada pengelolaan limbah domestik pada masyarakat Kampung Pulo
Jatinegara.
Hasil penelitian ini menunjukan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan
limbah domestic masih sangat rendah. Fasilitas, sarana dan prasarana dalam kawasan
pemukiman juga tidak memadai terkait pengelolaan limbah domestik dalam mendukung
pembangunan yang berkelanjutan. Indikasinya adalah ditemukannya limbah plastic hampir di
sebagian saluran air warga dan hasil test uji lab limbah cair domestik yang menunjukan tingkat
kandungan baku mutu jauh di bawah standar yang ditetapkan oleh pemerintah sesuai Permen.
LHK No.68/2016.
Kata Kunci : Limbah Domestik, Pengelolaan Limbah, Kampung Pulo Jatinegara. / Urbanization can have positive and negative effects on the development of an area. As
the population grows, so does the need for housing. However, the limited availability of land
in the city often leads to people using the remaining land on the riverbanks. This change in
land use can have adverse impacts, such as flooding, housing quality issues, and land rights
disputes. The density of housing on the riverbank affects the amount of liquid and solid waste
that is produced by the residential area and ends up in the river. Environmental and social
problems arise due to the lack of green open space in the area.
This research will focus on Kampung Pulo, a riverbank area located in Jatinegara
Village, East Jakarta City. The discussion focuses on the densely populated settlements along
the Ciliwung river and their environmental impact due to domestic waste. The design study
proposes solutions to manage liquid and solid waste, create green open spaces, address social
aspects, provide public facilities, and improve environmental circulation.
The researchers conducted descriptive and qualitative research. They analyzed existing
documentation and conducted interviews with the surrounding community and government
officials to obtain detailed data on the problem and provide input for an overall solution. The
research aims to examine the quality of residential areas and the concept of sustainable
development-based housing that emphasizes domestic waste management in the Kampung Pulo
Jatinegara community.
The study reveals that community involvement in domestic waste management is
insufficient. Residential areas lack the necessary facilities and infrastructure to support
sustainable development in waste management. Plastic waste has been found in almost all
waterways used by residents. Domestic liquid waste lab tests show that the quality standard
content is far below the government's standards, as stated in Permen. LHK No.68/2016.
Keywords : Domestic Waste, Waste Management, Kampung Pulo Jatinegara