Abstract :
Penelitian ini dilakukan di Gereja Huria Batak Kristen Protestan (HKBP) Cipayung
- Cilangkap Jakarta Timur dan bertujuan untuk mengetahui pentingnya peran dari
pada para pemimpin jemaat di gereja khususnya dewan gereja yang melakukan
pelayanan koinonia bagi para remaja dalam menuntun anak-anak usia Remaja
dalam menyikapi setiap fenomena yang mereka alami dalam pertumbuhan hidup
mereka terlebih dalam pertumbuhan rohani mereka (Pengembangan spiritual),
metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sehingga ada beberapa langkah
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara pengumpulan data secara
pustaka yang berkaitan dengan topik, melakukan observasi, melaksanakan
wawancara, dan juga melakukan penyebaran Kuesioner, yang akhirnya diberikan
kepada para remaja untuk dapat memberikan respon terhadap penelitian tersebut.
Sumber-sumber dalam penelitian ini pun diambil secara langsung (penelitian
lapangan). Analisis data menggunakan statistic deskriptif, dimana data ditampilkan
dalam bentuk tabel skor yang akan dipakai sebagai acuan kesimpulan analisis.
Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1). PAK dan
Manajemen pelayanan bagi Remaja harus diterapkan oleh Dewan Gereja khususnya
bagi pelayanan koinonia bagi remaja di HKBP Cipayung Cilangkap. 2). Dewan
Gereja bidang koinonia, harus ikut peduli terhadap pertumbuhan iman atau
kerohanian anak-anak usia remaja, dengan mempersiapkan pelayanan yang baik
serta dapat menggunakan media digital yang ada untuk melayani para remaja di
gereja. 3). Perangkat gereja yang bertugas sebagai dewan gereja dan pelayan juga
harus memberikan perhatian khusus juga pada pelayanan anak usia remaja. Dalam
hal ini semua perangkat yang berkaitan dengan para remaja juga harus ikut
berpartisipasi seperti: Keluarga, pihak sekolah dan gereja. secara umum,
pengembangan spiritual akan terjadi bagi para remaja jika, Dewan gereja dapat
mempersiapkan pelayanan yang baik bagi para remaja dimulai dari Persiapan,
Pengorganisasian, Pelaksanaan dan Pengontrolan sesuai dengan ilmu manajemen
yang ada (POAC), maka pelayanan kepada remaja dapat berjalan dengan baik
sesuai semua program perencanaan yang ada. / This research was conducted at the Batak Protestant Christian Church (HKBP) in
Cipayung - Cilangkap, East Jakarta, with the aim of understanding the importance
of the role of church leaders, especially the church council, in providing koinonia
service to adolescents in guiding them through the various phenomena they
experience in their life growth, particularly in their pengembangan spiritual. This
research used a qualitative research method, involving several steps such as
collecting relevant literature data, conducting observations, interviews, and
distributing questionnaires to the adolescents to obtain their responses to the
research. The sources for this research were obtained directly through field
research. Data analysis was performed using descriptive statistics, where the data
were presented in the form of score tables, which served as a reference for the
conclusion of the analysis. Based on this research, the following conclusions can
be drawn: 1) The application of PAK (Planning, Organizing, and Controlling) and
youth ministry management should be implemented by the church council,
especially in providing koinonia service to adolescents in HKBP Cipayung
Cilangkap. 2) The church council in the field of koinonia should be concerned about
the spiritual growth of adolescents by preparing good services and utilizing
available digital media to serve the youth in the church. 3) The church personnel,
including the church council and ministers, should also pay special attention to
serving adolescents. In this regard, all parties involved with adolescents, such as
families, schools, and churches, should actively participate. In general,
pengembangan spiritual can occur for adolescents if the church council can
prepare good services for them, starting from preparation, organization,
implementation, and control, in accordance with the principles of management
(POAC), so that the ministry to adolescents can run smoothly according to all the
planned programs.
Keywords: Youth Council, Youth PAK, Pengembangan spiritual, Application of
POAC Principles in Youth Ministry.