Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko Pemberlakuan Otonomi Khusus
Bagi Rakyat Papua Dikabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Data penelitian ini
diperoleh dari metode penyajian data dari hasil tanggapan responden (Kuisioner),
serta hasil wawancara penulis dengan pihak pihak yang terkait dan juga memakai
hasil pnelitian yang relevan dengan objek penelitian yang diteliti. Dalam hal ini, data
primer dari Kabupaten Biak Numfor. Analisis memakai pendekatan yang digunakan
ialah risk assessment matrix dan menganalisis dengan model analisis Heat Map.
Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses bisnis Pemberlakuan
Otonomi Khusus Bagi Rakyat Papua di kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua
mengidikasikan 15 (lima belas) hal memiliki nilai risk assessment matrix dengan
kategori tinggi dan ada 6 hal yang harus perlu perhatian khusus sebagai berikut;
terkait pelaksanaan HAM, apakah pemerintah Biak Numfor membentuk perwakilan
komisi nasional HAM, pengadilan HAM, dan komisi kebenaran dan rekonsiliasi di
provinsi Papua telah sesuai dengan perundang ? undangan? nilai risiko sebesar 18.
Terkait dengan keagamaan, apakah pemerintah Biak Numfor telah memiliki hak dan
kebebasan untuk memeluk agama dan kepercayaan masing ? masing? nilai risiko
sebesar 18. Apakah para pejabat pemerintah daerah Biak Numfor sudah tau bahwa
penyelenggaraan tugas pemerintah provinsi, Dewan Perwakilan Rakyat Papua
(DPRP) dan Majelis Rakyat Papua (MRP) berbagai hal yang menyangkut Keuangan:
sumber ? sumber penerimaan provinsi, sumber ? sumber pendapatan asli provinsi
papua, dana perimbangan bagian provinsi papua, bagi hasil sumber daya alam, dana
alokasi umum (DAU), dll nilai risiko sebesar 17,06. Apakah para pejabat Pemda Biak
Numfor tahu akan kewenangan provinsi papua yaitu mencakup seluruh bidang
pemerintahan, kecuali kewenangan bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan,
moneter, fiskal, agama dan peradilan yang ditetapkan sesuai dengan peraturan
perundang ? undangan? nilai risiko sebesar 17,1. Apakah pemerintah Biak Numfor
sudah melakukan pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu dengan
memperhatikan penata ruang, melindungi sumber daya alam hayati, sumber daya
alam nonhayati, sumber daya buatan, konservasi sumberdaya alam hayati dan
ekosistemnya, cagar budaya dan keanekaan hayati? risiko sebesar 17,2. Apakah
pemerintah Biak Numfor sudah memberikan perhatian dan penanganan khusus bagi
pengembangan suku ? suku yang terisolasi, teerpencil, dan terabaikan? nilai risiko
sebesar 17,2. Dengan demikian mitigasi untuk mengecilkan peluang dan dampak terhadap kejadian
yang tidak diinginkan harus selalu dilakukan, terutama terhadap 6 (enam) hal yang
diuraikan sesuai karakteristik pekerjaan masing ? masing.
Kata Kunci: risiko, pemberlakuan otonomi khusus. / This study aims to analyze the risks of the Special Autonomy For Papuan People in
Biak Numfor Regency, Papua Province. The data of this study were obtained from
the method of presenting data from the responses of respondents (Questionnaire), as
well as the results of interviews with the parties concerned and also used research
results that were relevant to the research object under study. In this case, primary data
are from Biak Numfor Regency. The analysis using the approach used is the risk
assessment matrix and analyzed with the Heat Map analysis model. The findings in
this study indicate that in the business process of the Special Autonomy For Papua
People in Biak Numfor Regency, Papua Province indicates that 15 (fifteen) things
have a high risk assessment matrix value and there are 6 things that need special
attention as follows; With regard to the implementation of human rights, has the Biak
Numfor government established representatives of the national human rights
commission, the human rights court, and the truth and reconciliation commission in
Papua province in accordance with the legislation? the risk value is 18. Regarding
religion, does the Biak Numfor government have the right and freedom to embrace
their respective religions and beliefs? risk value of 18. Do Biak Numfor regional
government officials already know that the implementation of the tasks of the
provincial government, DPRP and MRP various matters relating to Finance: sources
of provincial revenue, sources of original income of Papua province, balance funds of
the Papua province, for natural resource yields, general location funds (DAU), etc.
risk value of 17.06. Do the officials of the Regional Government of Biak Numfor
know of the authority of Papua province, which covers all fields of government,
except the authority in the fields of foreign politics, defense, security, monetary,
fiscal, religious and judicial determined in accordance with statutory regulations? a
risk value of 17.1. Has the Biak Numfor government carried out integrated
environmental management by taking into account spat