DETAIL DOCUMENT
Dampak Kebijakan Uji Coba Nuklir Jenis Rudal SRBM terhadap Proses Reunifikasi Semenanjung Korea pada Masa Kepemimpinan Kim Jong-Un 2012-2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Sau, Gabriella Nathania
Subject
International relations 
Datestamp
2024-07-29 09:36:16 
Abstract :
ABSTRAK Korea Utara dan Selatan mulai dikenal khalayak ramai akibat pertumbuhan ekonomi Korea Selatan yang meningkat pesat, Korea Utara dengan program uji coba nuklirnya. Terbaginya Korea menjadi dua negara oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat menciptakan ideologi yang mengakar. Korea Utara di bawah Uni Soviet menjadi negara komunis dan penyatuan Korea oleh Korea Utara dibawah ideologi komunis yang kemudian menjadi perang karena perbedaan penyatuan di bawah ideologi yang berbeda. Setelah perang pada tahun 1950-1953 yang berakhir dengan gencatan senjata dan menjadi awal Korea Utara mengembangkan senjata nuklir. Akhir perang Korea membawa pada reunifikasi penyatuan dua negara dengan sistem satu negara satu bangsa, mengingat ideologi yang dibawa dan juga dimulai nya program nuklir Korea Utara menjadikan reunifikasi terhambat. Penelitian ini menggunakan Teori pengambilan keputusan, teori pilihan rasional, teori rekonsiliasi konflik, dan konsep keamanan nasional untuk menjelaskan dampak uji coba nuklir terhadap reunifikasi, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui dampak kebijakan uji coba nuklir jenis rudal SRBM terhadap proses reunifikasi pada masa kepemimpinan Kim Jong Un 2012-2018 apakah berdampak atau tidak yang menyebabkan reunifikasi tidak mencapai sepakat dan melibatkan dunia. Kata Kunci: Dampak,Uji Coba Nuklir, Korea, Reunifikasi. / ABSTRACT North Korea and South Korea are becoming known to the general public because of South Korea's rapidly increasing economic growth, and North Korea with its nuclear test program. The division of Korea into two countries by the Soviet Union and the United States created an entrenched ideology. North Korea under the Soviet Union became a communist country and the unification of Korea by North Korea under the communist ideology which later became war because of differences in unification under different ideologies. After the 1950-1953 war which ended in a truce and became the beginning of North Korea developing nuclear weapons. The end of the Korean war led to the reunification of the two countries with a single nation-state system, given the ideology brought with it by the start of North Korea's nuclear program which hindered reunification. This study uses decision-making theory, rational choice theory, conflict reconciliation theory, and the concept of national security to explain the impact of nuclear testing on reunification, using qualitative research methods. The results of this study are to determine the impact of the SRBM missile type nuclear test policy on the reunification process during Kim Jong Un's 2012-2018 leadership, whether it had an impact or not that caused reunification not to reach an agreement and involve the world. Keywords: Nuclear Tests, North Korea, Reunification 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia