Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat: (1) Pengaruh
profitabilitas terhadap hutang pajak, (2) likuiditas terhadap hutang pajak, (3) ukuran
perusahaan terhadap hutang pajak dan pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran
perusahaan secara simultan terhadap hutang pajak.
Data yang digunakan bersumber dari data sekunder perusahaan manufaktur
sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode
2015 - 2017.
Pengujian yang digunakan dengan melakukan uji: (1) Uji statistik deskriptif
yaitu menentukan nilai minimum, maksimum, nilai rata-rata (mean) dan standar
deviasi pada data, (2) Uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji
autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas, (3) Uji hipotesis, yaitu menggunakan uji
statistik t dan uji statistik f dengan nilai signifikansi < 0,05 maka H0 ditolak dan H1
diterima yang artinya variabel independen memiliki pengaruh terhadap variabel
dependen, jika nilai signifikansi > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak yang artinya
variabel independen tidak memiliki pengaruh terhadap variabel dependen.
Kesimpulan yang dapat diambil: (1) nilai tidak signifikansi untuk variabel
profitabilitas sebesar 0,992 > 0,05, sehingga H0 diterima dan H1 ditolak, artinya tidak
ada pengaruh antara profitabilitas terhadap hutang pajak, (2) nilai signifikansi untuk
variabel likuiditas sebesar 0,006 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H2 diterima, artinya
ada pengaruh antara likuiditas terhadap hutang pajak, (3) nilai tidak signifikansi
untuk variabel Ukuran Perusahaan terhadap Hutang Pajak sebesar 0,700 > 0,05,
sehingga H0 ditolak dan H3 diterima, artinya tidak ada pengaruh antara ukuran
perusahaan terhadap hutang pajak dan (4) nilai tidak signifikan untuk variabel
profitabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan secara simultan sebesar 0,829 > 0,05,
sehingga Ho ditolak dan H3 diterima, artinya tidak ada pengaruh profitabilitas,
likuiditas dan ukuran perusahaan secara simultan terhadap hutang pajak.