Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui adanya pengaruh Return On
Equity (ROE), Debt To Equity (DER), dan Current Ratio terhadap perubahan harga
saham yang terjadi pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi.
Dalam penelitian ini digunakan data sekunder, yaitu data yang di dapat dari
Bursa Efek Indonesia (BEI) dan data yang diolah sendiri dengan perhitungan rumus.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor
industri barang konsumsi yang terdaftar dari tahun 2012 sampai 2016. Metode
pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling, yaitu teknik
penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.
Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan, didapat nilai signifikan variabel
Return On Equity (ROE) dalam penelitian ini sebesar 0,009 dan lebih kecil dari 0,05
yang artinya H01 ditolak dan Ha1 diterima. Nilai signifikan variabel Debt To Equity
(DER) dalam penelitian ini sebesar 0,367 dan lebih besar dari 0,05 yang artinya H02
diterima dan Ha2 ditolak. Nilai signifikan variabel Current Ratio (CR) dalam
penelitian ini sebesar 0,029 dan lebih kecil dari 0,05 yang artinya H03 ditolak dan Ha3
diterima.
Berdasarkan hasil dari uji hipotesis didapat juga hasil secara simultan. Hasil
simultan diartikan sebagai hasil yang menampilkan jika Return On Equity (ROE),
Debt To Equity (DER), dan Current Ratio (CR) secara bersama-sama memiliki
pengaruh terhadap perubahan harga saham perusahaan manufaktur sektor industri
barang konsumsi yang dengan nilai signifikan sebesar 0,008 dan lebih kecil dari
0,005 yang dapat diartikan H0 di tolak dan Ha di terima.
Saran penulis yang dapat diberikan adalah untuk Para investor maupun calon
investor memperhatikan variabel Return On Equity (ROE), Debt to Equity (DER) dan
Current Ratio (CR). Selain itu, investor maupun calon investor juga harus
memperhatikan variabel lainnya seperti Price Earning Ratio, Debt To Asset Ratio,
Gross Profit Margin, dan variabel lain yang berasal dari dalam dan luar perusahaan
baik dalam negri dan luar negri dalam informasi perusahaan manufaktur Sektor
industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Saran yang
dianjurkan bagi manajemen perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi
adalah agar lebih menampilkan informasi yang lebih lengkap seperti laporan
keuangan dan laporan tahunan (annual report) setiap tahunnya, sehingga dapat
memperoleh informasi yang lebih lengkap. Data yang ditampilkan dalam laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan hendaknya akurat atau sesuai dengan
keadaan perusahaan yang sebenar-benarnya tanpa ada dilebih atau dikurangkan.