Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh semakin maju dan berkembangnya dunia
industri terutama industri otomotif. Industri otomotif selama ini turut serta dalam
menggerakkan roda perekonomian nasional. Kendaraan bermotor yang berfungsi
melancarkan transportasi dan mobilitas masyarakat dapat juga menjadi indikator bagi
tingkat pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah. Kepemilikan kendaraan bermotor
terutama mobil kini menjadi prestise bagi pemiliknya, terutama mobil Completely
Built-Up (CBU) atau mobil impor utuh dengan cc besar atau diatas 3000cc. industri
otomotif juga ikut mendorong penciptaan lapangan kerja yang besar. Sementara,
perolehan pajak dari sektor otomotif juga merupakan bagi penyumbang pendapatan
pemerintah pusat dan daerah, salah satunya dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN),
Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dan bea masuk.
Adapun masalah dari penelitian ini ialah ?Bagaimana dampak kebijakan PPN,
PPnBM dan bea masuk terhadap penjualan mobil untuk menekan impor utuh atau
CBU mobil di Indonesia bagi perusahaan pengimpor dalam perbandingannya dengan
opsi investasi langsung atau impor utuh ??. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis masing-masing variable yakni tingkat impor utuh mobil CBU (X1),
tingkat penjualan mobil CBU (X2) dan tingkat penekanan impor utuh mobil CBU
(Y).