Abstract :
Produksi energi minyak dalam negeri Tiongkok tidak mampu memenuhi kebutuhan akan tingginya permintaan energi minyak, sehingga membuat Tiongkok beralih kepada impor minyak dan menjalin kerja sama dengan Sudan yang memiliki sumber energi minyak potensial. Penelitian ini bertujuan menjelaskan upaya Tiongkok dalam mengamankan sumber energi minyak di Sudan melalui CNPC dengan menggunakan Konsep Diplomasi Energi, Kepentingan Nasional, Konsep Bantuan Luar Negeri, dan didukung dengan jenis penelitian kualitatif data sekunder. Dalam mendapatkan sumber energi minyaknya di Sudan, Tiongkok terlibat langsung dalam proses pengembangan, produksi, dan penyulingan minyak di Sudan. Hal itu tidak terlepas dari peran CNPC yang secara langsung ikut serta dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan energi minyak, hingga tahap akhir di mana minyak langsung di ekspor ke Tiongkok. / Tiongkok?s domestic oil energy production is unable to meet the need for the high demand for oil energy, thus making Tiongkok switch to oil imports and establish cooperation with Sudan which has potential sources of oil energy. This study aims to explain Tiongkok?s efforts to secure oil energy sources in Sudan through CNPC by using the Concept of Energy Diplomacy, National Interest, Foreign Aid, and supported by secondary data qualitative research. In obtaining its oil energy sources in Sudan, Tiongkok is directly involved in the process of developing, producing and refining oil in Sudan. This is inseparable from the role of Tiongkok which directly participates in every activity related to oil energy, up to the final stage where oil is
directly exported to Tiongkok.