Abstract :
Kemudahan sistem berusaha di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan peluang
usaha, investasi dan daya saing negara. Dalam pelaksanaannya, tak jarang ditemui terdapat
masalah tumpang tindih dan kontradiksi antara regulasi, perizinan dan implementasinya di
lapangan yang mengakibatkan rendahnya daya saing usaha Indonesia. Konsekuensi dari hal ini
adalah terjadinya persepsi negatif pelaku usaha terhadap kemampuan Pemerintah dalam
mengelola kebijakan terkait kemudahan dan kepastian berusaha. Oleh karena itu perbaikan
regulasi investasi di berbagai bidang termasuk halnya regulasi impor hasil perikanan
diharapkan dapat dapat membantu meningkatkan kepastian berusaha yang berujung pada
peningkatan investasi baik bersumber dari modal dalam negeri maupun asing di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dilakukan dengan
mempelajari bahan hukum utama seperti teori, konsep, dan asas-asas hukum serta peraturan
perundang-undangan yang relevan dengan topik penelitian. Pendekatan ini juga disebut
sebagai pendekatan kepustakaan, di mana peneliti mempelajari buku, peraturan perundangundangan,
dan dokumen lain yang relevan dengan topik penelitian mereka. Dalam yuridis
normatif, data dikumpulkan, dikelompokkan, dan dihubungkan satu sama lain.
Pemerintah dapat meningkatkan lingkungan bisnis di bidang perikanan melalui
perbaikan rantai pasok, penguatan sistem regulasi, penyederhanaan mekanisme perijinan, dan
kemudahan investasi baik di bidang penangkapan, budidaya, pengolahan maupun pemasaran
hasil perikanan. Khusus terkait pemenuhan konsumsi ikan, tugas pemerintah antara lain
memastikan ikan tersedia dengan harga terjangkau dan barang tersedia di segala musim baik
menggunakan ikan produksi dalam negeri maupun hasil pemasukan ikan dari luar negeri
(impor hasil perikanan).
Untuk mengimbangi kebutuhan konsumsi ikan di Indonesia dengan mengatur importasi
hasil perikanan dan demi keberlanjutan sumber daya dan untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi, pemerintah Indonesia harus membuat regulasi yang mendukung investasi pada sektor
perikanan. Pemerintah dapat mengimbangi kebutuhan untuk mengatur impor hasil perikanan
demi kepentingan investasi dan keberlanjutan sumber daya untuk meningkatkan efektivitas
pelaksanaan kebijakan impor hasil perikanan dan memastikan keberlanjutan sumber daya.
Selain itu, konsultasi dan diskusi antara pemerintah, industri, dan pemangku
kepentingan lainnya dapat membantu menyelaraskan regulasi yang diperlukan dan kemudahan
berusaha. Ini berarti inisiatif seperti ini dapat membantu industri hulu-hilir dan ekspor
perikanan berkembang, dan mereka juga dapat menarik investasi ke sektor tersebut. Konsep
pembentukan regulasi melalui harmonisasi peraturan yang berkaitan dengan investasi hasil
perikanan harus sejalan dengan prinsip-prinsip hukum investasi untuk menciptakan lingkungan
bisnis yang menarik bagi investor.
..
Kata Kunci : Importasi Hasil Perikanan, Hukum Investasi, Dampak Regulasi. / ABSTRACT
Investment regulations in Indonesia are very important to increase investment and
business opportunities. However, there is an overlapping problem between regulations and
licensing implementation in the field that needs to be corrected. Apart from regulations,
bureaucratic management also needs to be considered to increase investment because
implementation in the field is still less effective. Improving investment and capital investment
regulations, as well as increasing the efficiency of their implementation, can help increase
investment and business opportunities in Indonesia. So, there are two main problems with
fisheries resource management: the first is economic policies that tend to encourage the
exploitation of fisheries resources, and the second is the lack of a strong management and law
enforcement system. In addition, central and regional government systems, work programs,
and organizations do not meet the requirements for implementing sustainable development.
This research uses a type of normative juridical research carried out by studying the
main legal materials, such as theories, concepts, and legal principles, as well as statutory
regulations that are relevant to the research topic. This approach is also known as the
bibliographic approach, where researchers study books, statutory regulations, and other
documents that are relevant to their research topic. In normative jurisprudence, data are
collected, grouped, and linked to each other.
The government can improve the business environment through policy reform,
strengthening the regulatory system, simplifying imports, and investing in infrastructure. In
addition, consultations and discussions between the government, industry, and other
stakeholders can help align the necessary regulations and ease of doing business. This means
initiatives like these can help upstream-downstream and fisheries export industries develop,
and they can also attract investment into the s