Abstract :
Penelitian ini mengkaji penerapan Pendidikan Agama Kristen sebagai strategi misi
yang efektif dalam membantu Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mencapai
pemulihan kesehatan mental dan spiritual mereka. Dalam konteks ini, strategi misi
gereja, terutama saat menghadapi ODGJ, menjadi fokus utama penelitian.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pelayanan dan pendekatan
yang seimbang dan holistik, yang didasarkan pada iman Kristen, dapat menjadi
landasan penting dalam upaya membantu ODGJ. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan data yang dikumpulkan melalui
wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait program Pendidikan Agama
Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini memiliki potensi
untuk menjadi instrumen efektif dalam pemulihan ODGJ, memperkuat kesehatan
mental dan spiritual mereka. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi
institusi pemulihan jiwa, gereja, dan pihak terkait lainnya yang ingin
mengembangkan strategi misi yang inklusif dan efektif untuk ODGJ. Implikasi
praktis dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan khusus bagi pendidik agama
Kristen yang bekerja dengan ODGJ, serta kolaborasi yang lebih erat antara
komunitas gereja dan lembaga pemulihan jiwa untuk meningkatkan kesejahteraan
ODGJ. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Kristen dapat menjadi
aset berharga dalam pemulihan ODGJ dengan pendekatan yang komprehensif.
Kata Kunci: Pendidikan Agama Kristen, Strategi misi, ODGJ. / This study examines the application of Christian Religious Education as an
effective mission strategy in helping People with Mental Disorders (ODGJ) achieve
recovery of their mental and spiritual health. In this context, the church's mission
strategy, especially when dealing with ODGJ, is the main focus of research. This
research aims to understand how a balanced and holistic ministry and approach,
grounded in the Christian faith, can be an important cornerstone in efforts to help
ODGJ. The research method used is a case study approach with data collected
through interviews, observations, and analysis of documents related to Christian
education programs. The results suggest that this approach has the potential to be
an effective instrument in ODGJ recovery, strengthening their mental and spiritual
health. These findings provide valuable insights for soul restoration institutions,
churches, and other stakeholders seeking to develop inclusive and effective mission
strategies for ODGJ. The practical implications of this research are the need for
specialized training for Christian religious educators working with ODGJ, as well
as closer collaboration between church communities and soul restoration
institutions to improve ODGJ's well-being. This research confirms that Christian
Religious Education can be a valuable asset in the recovery of ODGJ with a
comprehensive approach.
Keywords: Christian Education, Mission strategy, ODGJ