Abstract :
Pendidikan adalah sebuah sarana yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas seseorang. Dalam mengembangkan kualitasnya diperlukan persiapan diri untuk menghadapi dan memahami kegiatan belajar. Kesiapan belajar adalah suatu kondisi yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan atau memulai suatu kegiatan pembelajaran karena berpengaruh terhadap hasil belajar. Namun kenyataannya sering kali kesiapan diri siswa sangat redah, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesiapan dan hasil belajar siswa pada pelajaran fisika dan faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya kesiapan diri siswa sebelum kegiatan belajar. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 71 Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pre-experiment dengan desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest posstest group design. Populasi didalam penelitian ini yaitu kelas XI SMA Negeri 71 Jakarta berjumlah 288 orang, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 36 siswa yaitu kelas XIB. Adapun teknik pengambilan sampel pada penelitian yaitu purposive sampling. Intsrumen pada penelitian ini terdiri dari tes dan non tes. Instrumen tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 soal untuk melihat hasil belajar siswa. Intrumen non tes berupa angket terdiri dari 30 pernyataan untuk melihat kesiapan siswa. Hasil yang diperoleh berdasarkan uji-t yaitu sebesar 0,000 dimana 0,000 < 0,05 dengan kata lain bahwa ada hubungan antara kesiapan dan hasil belajar siswa SMA Negeri 71 Jakarta pada pelajaran fisika. / Education is a means that aims to improve and develop a person's quality. In
developing these qualities, self-preparation is needed to face and understand
learning activities. Learning readiness is a condition that needs to be prepared
before carrying out or starting a learning activity because it influences learning
outcomes. However, in reality, students' self-readiness is often very low, so this
research aims to determine the relationship between students' readiness and
learning outcomes in physics lessons and the factors that cause students' lack of
self-readiness before learning activities. This research was conducted at SMA
Negeri 71 Jakarta. The type of research used is pre-experiment with the research
design used, namely one group pretest posttest group design. The population in this
research was class XI of SMA Negeri 71 Jakarta, totaling 288 people, the sample
used in this research was 36 students, namely class XIB. The sampling technique in
the research is purposive sampling. The instruments in this research consisted of
tests and non-tests. The test instrument isin the form of 20 multiple choice questions
to see student learning outcomes. The non-test instrument is a questionnaire
consisting of 30 statements to see student readiness. The results obtained based on
the t-test are 0.000, where 0.000 < 0.05, in other words, there is a relationship
between readiness and learning outcomes of students at SMA Negeri 71 Jakarta in
physics lessons.
Keywords:readiness, learning outcomes, one group study, small group discussion