Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perhitungan beban
depresiasi aset tetap yang sudah dilakukan oleh PT Aurora World Indonesia sudah
sesuai dengan ketentuan Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia serta
untuk mengetahui pengaruhnya terhadap laporan laba rugi.
Data yang akan digunakan dalam analisis ini adalah data primer yang bersumber dari
perusahaan. Adapun proses pengumpulan data primer yang digunakan adalah data
keuangan dan non keuangan. Data keuangan yang akan digunakan terdiri dari laporan
keuangan khususnya pada laporan laba rugi dan catatan atas laporan keuangan terkait
pembebanan depresiasi aset tetap PT Aurora World Indonesia pada laporan keuangan
tahun 2013 dan juga rincian aset tetap yang diperoleh dari perusahaan
Hasil analisa dan pembahasan yang dihasilkan terhadap penelitian ini
menunjukkan hasil bahwa perhitunga beban depresiasi aset tetap yang dilakukan oleh
PT Aurora World Indonesia belum sesuai dengan ketentuan perpajakan itu terlihat
bahwa dengan adanya koreksi fiskal yang terjadi, serta beban depresiasi yang
dikoreksi fiskal atas laba rugi fiskal menunjukkan bahwa laporan laba rugi fiskal
mengalami penurunan sebesar Rp 93.381.754 dari laba rugi komersial.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari analisis ini adalah terdapat
ketidaksesuaian perhitungan beban depresiasi antara akuntansi dan perpajakan
dikarenakan perbedaan prinsip antara keduanya hal ini dapat dilihat dengan adanya
terdapat koreksi fiskal pada laporan laba rugi fiskal, serta perbedaan yang terjadi
menghasilkan laporan laba rugi fiskal yang menurun sebesar Rp 93.381.754 dari
laporan laba rugi komersial.