Abstract :
Pembuatan karya dokumenter ini bertujuan untuk mengangkat kekayaan budaya,
mitos, perkembangan Kampung Pitu, dan kehidupan sehari-hari masyarakat
Kampung Pitu melalui pembuatan video dokumenter. Produser memainkan peran
kunci dalam mengarahkan seluruh proses produksi, dari perencanaan hingga editing,
dengan tanggung jawab untuk menggambarkan Kampung Pitu secara akurat
dibantu oleh Penulis Naskah dan Sutradara. Tujuan utamanya adalah memberikan
informasi seputar Kampung Pitu dari berbagai aspek dan memperlihatkan
perkembangan yang telah dibuat oleh masyarakat untuk Kampung Pitu. dengan
narasumber yang terpercaya seperti kepala desa, ketua RT, tetua adat. dan
masyarakat keturunan asli Kampung Pitu. Konsep utama yang digunakan adalah
manajemen waktu, produser, dan video dokumenter sebagai media komunikasi.
Pengalaman produser dalam menciptakan video dokumenter menyoroti proses dari
pra produksi, produksi, pasca produksi, evaluasi akhir, dan pengalaman produser
pada saat produksi. Salah satunya pengalaman anggota kru mengikuti salah satu
adat syukuran yang dilakukan disebuah Tlaga, melihat tapak kuda, dan melihat
pemandangan yang indah dari atas gunung wayang. Beberapa perkembangan yang
dilakukan oleh masyarakat sangat terlihat dan cukup membuat kaget. Pada awalnya
produser mengira rumah masyarakat di sana masih seperti gubuk, ternyata sudah
sangat modern. Kampung Pitu ini juga sudah menjadi sebuah desa wisata karena
adanya gunung wayang, banyak pengunjung yang membawa sepeda kesana untuk
melihat pemandangan dari atas gunung wayang. Kampung Pitu juga memiliki
sebuah mitos, seperti yang disampaikam oleh beberapa narasumber mitos tidak
boleh ada pertunjukan wayang karena dulu ada tragedi pemenggalan kepala pada
saat pertunjunkan wayang dan Kampung Pitu juga mempunyai sebuah benda yaitu
arca tampa kepala.
Kata Kunci : Kampung Pitu, Produser, Video Dokumenter. / The making of this documentary work aims to highlight the rich culture, myths, and
development of Kampung Pitu and the daily lives of the people of Kampung Pitu
through the making of documentary videos. The producer plays a key role in
directing the entire production process, from planning to editing, with the
responsibility to portray Kampung Pitu accurately, assisted by the scriptwriter and
director. The main objective was to provide information about Kampung Pitu from
various aspects and show the progress that the community has made for Kampung
Pitu. with reliable sources such as the village head, RT head, customary elders, and
the original descendants of Kampung Pitu. The main concepts used are time
management, production, and documentary video as a communication medium. The
producer's experience in creating documentary videos highlights the process from
pre-production, production, post-production, final evaluation, and the producer's
experience during production. One of them is the experience of crew members
following one of the Thanksgiving customs carried out in a Tlaga, seeing horse
treads, and seeing a beautiful view from the top of the Wayang mountain. Some of
the developments made by the community were very visible and quite shocking. At
first, the producer thought that the houses there were still like huts, but they turned
out to be very modern. Kampung Pitu has also become a tourist village because of
the Wayang Mountain. Many visitors bring their bicycles.
Keywords : Kampung Pitu, Producer, Documentary Video.