Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Sipayung, Alfresto Martua
Subject
MEDICINE
Datestamp
2024-08-02 03:17:52
Abstract :
Typhoid merupakan penyakit infeksi akut disebabkan oleh salmonella tpyhi dan penularannya
melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi dengna tanda dan gejala pasien mengalami
demam. Angka kejadian pasien tpyhoid sebesar 800.000-100.000 orang pertahun dengan presentase
7,4% di Indonesia. Keluhan utama pasien Demam typhoid adalah demam naik turun sejak 4 hari
sebelum masuk rumah sakit, disertai mual, muntah dan nyeri, pasien juga belum memahami
kebutuhan cairan pada tubuh. Tujuan karya tulis ilmiah ini adalah Memberikan Edukasi Kebutuhan
Cairan dan Elektrolit pada pasien yang mengalami Demam typhoid di RSU UKI Jakarta. Penelitian
ini menggunakan metode studi literatur yaitu Hipertermi, dengan cara memberikan edukasi
kebutuhan cairan dan elektrolit, memberikan tindakan dan kolaborasi dan memberikan pendidikan
kesehatan kepada pasien dan keluarga mengenai Demam tyhoid. Hasil studi literatur didapatkan
bahwa sebelum di edukasi pasien 1 dan 2 mengalami demam dan mengalami kekurangan cairan.
Kesimpulan pemberian edukasi kebutuhan cairan dan elektrolit dapat meningkatkan kebutuhan
cairan pasien sehingga demam pasien dan memotivasi pasien Demam typhoid untuk tetap menjaga
kebutuhan cairan tubuh sesuai anjuran secara mandiri.
Kata kunci : Demam Typhoid, Hipertermi, Edukasi Kebutuhan Cairan dan Elektrolit. / Typhoid is an acute infectious disease caused by Salmonella tpyhi and its transmission through food
and beverages contaminated with the signs and symptoms of patients experiencing fever. The
incidence rate of tpyhoid patients was 800,000-100,000 per year with a percentage of 7.4% in
Indonesian. The patient's main complaint typhoid fever is a rise in fever since 4 days before
admission, accompanied by nausea, vomiting and pain, the patient also has not understood the fluid
needs of the body. The purpose of this scientific paper is to educate the needs of fluids and
electrolytes in patients who have typhoid fever at RSU UKI Jakarta. This study uses the method of
literature study Hypertermi, by providing education of fluid and electrolyte needs, giving action and
collaboration and providing health education to patients and families regarding tyhoid fever. The
results of literature study were obtained that before the education of patients 1 and 2 suffered fever
and had a lack of fluid. Conclusion of education provision of fluid and electrolyte needs can increase
the need of patient fluid so that patients fever and motivate patients fever typhoid to maintain the
need of body fluids as recommended independently.
Key words : Typhoid fever, Hyperthermi, fluid and electrolyte needs education.