Abstract :
Diabetes melitus menjadi salah satu dari empat penyakit tidak menular prioritas yang
menjadi target tindak lanjut oleh para pemimpin dunia. Diperkirakan diabetes melitus
di dunia terdapat sekitar 463 juta orang dan diprediksikan akan meningkat lagi
mencapai 578 juta di tahun 2030 dan 700 juta di tahun 2045. Prevalensi kejadian di
wilayah Jakarta Timur 32.400 penderita. Tujuan : Dapat menerapkan asuhan
keperawatan pasien DM Tipe II yang mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah
dengan edukasi diet seimbang di RS UKI dan Pusdikkes Jakarta. Metode : Desain
penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan melalui
metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Studi kasus dilakukan pada dua
pasien dengan kondisi atau diagnosis medis yang sama. Hasil : Pasien 1 tidak ada mual
dan muntah, nutrisi terpenuhi dengan baik, dengan GDS awal 400 mg/dl dan GDS akhir
141 mg/dl, sedangkan pada pasien 2 masih mual dan muntah 1 kali, nutrisi tidak
terpenuhi, dengan GDS awal 246 mg/dl dan GDS akhir 110 mg/dl. Diskusi :
Memberikan edukasi kesehatan tentang diet seimbang dapat membantu meningkatkan
terpenuhinya nutrisi pada pasien Diabetes Melitus Tipe II.
Kata kunci : Diabetes Melitus Tipe II, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah, Nutrisi,
Edukasi Kesehatan. / Diabetes mellitus is one of the four priority non-communicable diseases that are the
target of follow-up by world leaders. It is estimated that there are around 463 million
people with diabetes mellitus in the world and it is predicted that it will increase again
to reach 578 million in 2030 and 700 million in 2045. The prevalence of the incident
in East Jakarta is 32,400 sufferers. Objective: To be able to apply nursing care for Type
II DM patients who experience unstable blood glucose levels with balanced diet
education at UKI Hospital and Pusdikkes Jakarta. Methods: The research design used
a descriptive approach to the nursing process through interviews, observations, and
physical examinations. A case study was conducted on two patients with the same
medical condition or diagnosis. Results: Patient 1 had no nausea and vomiting,
nutrition was well met, with initial GDS of 400 mg/dl and final GDS of 141 mg/dl,
while patient 2 still had nausea and vomiting once, nutrition was not met, with initial
GDS of 246 mg /dl and final GDS 110 mg/dl. Discussion : Providing health education
about a balanced diet can help increase the fulfillment of nutrition in patients with Type
II Diabetes Mellitus.
Keywords : Type II Diabetes Mellitus, Blood Glucose Level Instability, Nutrition,
Health Education.