Abstract :
Penelitian ini menganalisa daya yang dibangkitkan oleh turbin angin dengan
pendekatan probabilistik di lima daerah yang berbeda keadaan iklimnya di Indonesia.
Kelima daerah ini mewakili semua daerah yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan
adalah metode Monte Carlo Simulation (MCS). Software yang digunakan pada penelitian
ini adalah @RISK 7.1 Industrial. Variabel tidak tentu (random variable) yang
diperhitungkan dalam penelitian ini adalah kecepatan angin. Dalam penelitian ini masing-
masing variabel didekati dengan fungsi distribusi triangle. Berdasarkan simulasi Monte
Carlo dengan @RISK kerapatan daya rata-rata yang diperoleh untuk Kupang, Tanjung
Pinang, Kerinci, Kotabaru dan Pontianak oleh turbin angin (efisiensi maksimum = 0,59)
dengan kecepatan angin rata-rata 7,31 m/s, 6,15 m/s, 5,02 m/s, 3,81 m/s dan 3,36 m/s
masing-masing adalah 172,20 W/m2, 114,94 W/m2, 71,82 W/m2, 28,74 W/m2 dan 12,52
W/m2. Selisih atau beda interval kerapatan daya pada probabilitas daya 90% untuk
Kupang, Tanjung Pinang, Kerinci, Kotabaru dan Pontianak oleh turbin angin adalah 110
W/m2, 75 W/m2, 49 W/m2, 20 W/m2, 7 W/m2.