Abstract :
Tumbuh kembang anak merupakan salah satu indikator yang harus diperhatikan oleh orang tua sejak
dini. Tumbuh kembang adalah proses bertambahnya ukuran, berat, dan terjadi peningkatan pada
kemampuan dan fungsi tubuh anak. Salah satu cara untuk mendeteksi tumbuh kembang anak yaitu
dengan menggunakan KPSP (Kuisoner Pra Skrining Perkembangan). Stunting merupakan masalah
tumbuh kembang . Di Indonesia prevalensi stunting mengalami peningkatan dari tahun 2016 pada anak
(27,5%), tahun 2017 menjadi (29,6%).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masalah tumbuh
kembang pada anak usia 4-6 tahun di Kelurahan Cawang Jakarta Timur. Responden dalam penelitian
ini sebanyak 5 keluarga, dilakukan pada tanggal 11 Maret 2019 sampai 23 Maret 2019. Penelitian ini
menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan menggunakan 5 pendekatan keperawatan yaitu
pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Diagnosa keperawatan yang diangkat
pada ke 5 keluarga adalah Kurang Pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga
mengenal masalah tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.Dilakukan intervensi dan promosi kesehatan
pada keluarga hasil yang ditemukan, keluarga mengerti dan mampu menjelaskan kembali tentang
tumbuh kembang dan cara menilai tumbuh kembang menggunakan KPSP. Terdapat 3 keluarga yang
mengalami masalah tumbuh kembang, hal ini disebabkan karena keluarga memiliki riwayat penyakit
dan kurangnya interaksi dengan lingkungan sekitar, sedangkan pada 2 keluarga sesuai dengan tumbuh
kembang anak usia 4-6 tahun. Dapat disimpulkan bahwa faktor genetik, riwayat penyakit, dan
lingkungan dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Dengan adanya program deteksi dini
menggunakan KPSP diharapkan dapat mencegah masalah tumbuh kembang yang terjadi di Indonesia.
Kata Kunci : Kurang Pengetahuan, Tumbuh kembang, KPSP. / Children?s growth is one of the indicators that parent must consider early on. Growth is the process of
increasing size, weight and occurrence of improvement in the child?s body. One way to detect child
growth is by undoing KPSP (Kuisoner Pra Skrining Perkembangan). Stunting is a problem of
growth?s. In Indonesia stunting prevalence has increased from 2016 in children (27,5%), 2017 to
(29,6%). The purpose of this research is to know the problem of growth in children aged 4-6 years in
the Kelurahan Cawang Jakarta Timur. Rerspondent in the study were 5 famililies, held on 11 March
2019 to 23 March 2019. This study method using a 5 treatment approach namely, the assesment,
diagnosis, intervensi, implementasi and evaluasion. Nursing diagnosis raised on the inability of the
family to know the problem of growth of children aged 4-6 years. The intervention and promotion of
health in the family of results found, the familys understands and is able to explain again about growth
and how to assess the growing swell KPSP uses. There are 3 families that are having trouble growing
hibiscus, this is because the families have a history of illness and lack of interaction with the
environment, whereas in 2 families in accordance with the growing flower children aged 4-6 years. It
can be concluded that genetic factors, disease, and environmental history can affect growing flower
child. With a program of early detection using KPSP is expected to prevent the problem of growing
flowers that occur in Indonesia