DETAIL DOCUMENT
Optimalisasi Pemakaian Photovoltaic dan Turbin Angin terhadap Keadaan Cuaca di Jakarta
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Kevin, Kevin
Subject
TECHNOLOGY 
Datestamp
2024-08-09 03:23:12 
Abstract :
Dalam statistik ketenagalistrikan kementrian ESDM konsumsi energi listrik di Indonesia pada tahun 2012 adalah 194.289GWh dan pada tahun 2017 konsumsi energi listrik meningkat menjadi 267.454GWh. Pembangkit listrik yang ada sekarang sebagian besar masih menggunakan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar utama. Untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil kita harus beralih ke energi terbarukan. Penelitian ini mencari komposisi pengunaan pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga angin yang paling optimal berdasarkan keadaan cuaca yang ada di Jakarta. Aplikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah HOMER Pro. Dari hasil yang diperoleh PLTS menghasilkan energi 110.569 kWh/tahun sedangkan PLTS-PLTB menghasilkan 110.740 kWh/tahun. Dari kedua sistem pembangkit ini hanya mimiliki selisih 171kWh atau 0.15% lebih besar PLTS-PLTB, dengan selisih harga NPC $4150 atau Rp.59.345.000,- lebih mahal PLTS-PLTB. sehingga pembangkit yang paling optimal di gunakan di Jakarta adalah hanya PLTS. 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia