Abstract :
Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat karena pertambahan
penduduk, urbanisasi, dan pertumbuhan ekonomi. Energi fosil yang selama ini merupakan
sumber energi utama ketersediaannya sangat terbatas dan terus mengalami deplesi/
penipisan. Proses alam memerlukan kurun waktu yang sangat lama untuk dapat kembali
membentuk energi fosil. Meningkatnya penggunaan energi disemua sektor selain
mengurangi cadangan energi yang ada, juga menyebabkan meningkatnya produksi emisi
gas karbon dioksida (CO2) yang mengakibatkan pemanasan global. Pemanasan global
menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang berdampak pada terganggunya elemenelemen dasar kehidupan manusia diseluruh dunia, yaitu dalam akses memperoleh air
bersih, produksi pangan, kesehatan, lingkungan, dan lain sebagainya. Untuk mencapai
kondisi seperti pengurangan gas emisi CO2 dan keterbatasan energi fosil, peranan energi
terbarukan akan sangat penting. Salah satu energi terbarukan yang berkembang pesat di
dunia saat ini adalah energi angin.
Penelitian ini menggunakan metode pengamatan, pengujian pada sel surya megikuti
posisi sudut matahari, dan sel surya diam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi
yang dapat dioptimalkan oleh modul sel surya bergerak sebesar 16,52% dari energi yang
dihasilkan oleh modul se surya diam.