Abstract :
Telekomunikasi selular mengalami perkembangan yang sangat pesat sesuai dengan
kebutuhan manusia akan informasi. Jaringan 4G pada masa sekarang banyak digunakan untuk
penggunaan layanan panggilan suara maupun data. Kualitas jaringan 4G LTE akan dinyatakan
baik jika jaringan tersebut dapat memenuhi standar nilai yang ditetapkan oleh operator selular
dalam hal sinyal maupun kualitas layanan. Dengan berkembangnya jumlah pelanggan maka
kualitas jaringan harus selalu ditingkatkan. Untuk mengetahui kualitas suatu jaringan seluler
dapat menggunakan metode drive test dengan melihat parameter-parameter nilai sinyal RSRP
(Refrensi Signal Received Power), SINR (Signal to interference to noiser) dan Download
Throughput.
Untuk mengetahui kualitas sinyal dipilih BTS Pluit dikarenakan sudah mentransmisikan
jaringan 4G LTE TDD. Hasil pengamatan dari drive test dilkukan selama dua hari untuk
mencapai target KPI, hasil drive test hari pertama untuk parameter RSRP mencapai 100% ,
untuk SINR mencapai 96,74% dan untuk nilai Download Throughput mencapai 61,66%. Untuk
hari kedua hasil drive test untuk parameter RSRP mencapai 100% dengan rata-rata -87,545
dBm, untuk SINR mencapai 97.48% dengan rata-rata 13dB dan untuk download Throughput
mencapai 72,79% dengan rata-rata 14,57 Mbps.
Untuk Hari pertama terdapat nilai SINR dan Download Throughput dibawah standar KPI
target, maka drive test menunjukkan lemahnya daya pancar pada BTS Pluit Barat yaitu RSRP
-108 dBm maka perhitungan power link budget dengan radius sel 0,54 km diperoleh RSRP
-108,78 dBm hasil tersebut merupakan masih diatas Threshold -115 dBm maka power BTS Pluit
Barat dikatakan lemah disebabkan adanya penghalang sehingga terdapat rugi-rugi lintasan yang
menyebabkan power tidak mengcover area dengan baik.
Kata kunci : Jaringan 4G LTE , TDD, Drive Test, KPI, Link budget, RSRP.