Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Soghe, Patricia Mahakurnia Putri Radja
Subject
Political non-governmental organizations. NGOs
Datestamp
2024-08-08 05:21:55
Abstract :
Kejahatan lintas batas atau transnasional crime menjadi sebuah bentuk ancaman
bagi keamanan dan kemakmuran global karena melintasi batas-batas negara. Adanya
globalisasi yang menyatukan masyarakat dunia membuat pelaku kejahatan melintasi
batas-batas negara untuk memanfaatkan berbagai celah dari sistem hukum dan keamanan
untuk melakukan tindakan krimanal mereka. Salah satu bentuk kejahatan transnasional
yang masih terjadi saat ini adalah human trafficking dan pada tahun 2022 di Indonesia
terjadi peningkatan sebanyak 100% kasus tindak pidana perdagangan orang dari tahun
sebelumnya. Untuk mengatasi masalah tersebut sangat dibutuhkan peran dari pemerintah
dan non pemerintah agar dapat menekan kasus human trafficking yang terjadi, IOM
sebagai sebuah organisasi internas non pemerintah turut memberikan perannya dalam
mengatasi human trafficking. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan menjawan
dalam rumusan yaitu terkait peran IOM dalam mengatasi human trafficking di wilayah
perbatasan negara Indonesia tahun 2016-2023. Penelitian ini menggunakan teori
organisasi Internasional oleh Clive Archer pada aspek Aktor untuk mendiskripsikan lebih
dalam lagi terkait dengan fungsi INGO yang terbagi kedalam tiga yaitu Implementer,
Fasilitator, dan Partnership untuk menjelaskan peran IOM dan konsep Transnasional
Crime untuk membahas terkait kejahatan lintas batas yang terjadi di wilayah perbatasan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan
menggunakan sumber data primer melalui wawancara dan sumber data sekunder melalui
studi kepustakaan dari buku, jurnal dan website. Upaya-upaya tersebut dinilai dapat
membantu pemerintah menekan tingkat human trafficking yang terjadi khususnya di
wilayah perbatasan negara Indonesia akan tetapi masih terdapat beberapa hambatan
untuk mencapai hasil yang signifikan seperti kurangnya responsif dari pemerintah pada
wilayah perbatasan dalam menangani kasus perdagangan orang, sehingga kasus human
trafficking masih terjadi sampai saat ini.
Kata Kunci: Human Trafficking, IOM, Wilayah perbatasan negara Indonesia / Transnational crime is a threat to global security and prosperity because it
crosses national borders. The existence of globalization that unites the world community
makes criminals cross national borders to take advantage of various loopholes in the
legal and security systems to carry out their criminal acts. One form of transnational
crime that still occurs today is human trafficking and in 2022 in Indonesia there is a
100% increase in trafficking cases from the previous year. To overcome this problem,
the role of government and non-government is needed in order to suppress human
trafficking cases that occur, IOM as a non- governmental international organization also
provides its role in overcominghuman trafficking. This research was conducted to find
evidence in the formulation, namely related to the role of IOM in overcoming human
trafficking in Indonesia's border areas in 2016-2023. This study uses international
organization theory by Clive Archer on the Actor aspect to describe more deeply related
to the function of INGO which is divided into three, namely Implementer, Facilitator, and
Partnership to explain the role of IOM and the concept of Transnational Crime to discuss
cross-border crimes that occur in border areas. The research method used is a qualitative
research method using primary data sources through interviews and secondary data
sources through literature studies from books, journals and websitesThese efforts have
proven to help the government reduce the level of human trafficking that occurs,
especially in the border areas of theIndonesian state. However, there are still some
obstacles to achieving significant results such as the lack of responsiveness of border
governments in handling trafficking cases, so human trafficking cases are still rife until
now.
Keywords: Human Trafficking, IOM, Border areas of Indonesia