DETAIL DOCUMENT
Perbandingan Efektivitas Obat Antidiabetes Oral Tunggal dengan Obat Antidiabetes Kombinasi dalam Menurunkan Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di RSU UKI Pada Tahun 2014-2017
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Saraswati, Grace
Subject
Diseases of the blood and blood-forming organs 
Datestamp
2020-10-15 08:16:41 
Abstract :
Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit yang khas ditandai dengan adanya hiperglikemia atau kondisi dimana glukosa dalam darah meningkat atau melebihi batas normal. Prevalensi nasional penyakit Diabetes Mellitus di Indonesia adalah 6,9%. Pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2 dapat diberikan obat antidiabetes seperti sulfonilurea dan glinid. Pemberian obat antidiabetes dapat diberikan secara kombinasi maupun tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan efektivitas yang signifikan antara terapi obat antidiabetes oral kombinasi dengan terapi obat antidiabetes oral tunggal. Penelitian ini adalah penelitian kausal komparatif secara retrospektif dengan menggunakan rekam medik. Pada 30 pasien yang terdiri 15 pasien terapi oral kombinasi dan 15 pasien terapi oral tunggal ditemukan adanya perbedaan penurunan rata-rata pada hari pertama terapi dimana pasien dengan terapi tunggal memiliki rata-rata 228,47 sedangkan pasien dengan terapi kombinasi memiliki rata-rata 294,07. Berdasarkan uji statistik, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam terapi obat anti diabetes tunggal maupun kombinasi. Kata kunci : Diabetes, Efektivitas obat antidiabetes Diabetes Mellitus is a disease characterized by hyperglycemia or in which condition the glucose in blood increased or beyond normal. National prevalence of Diabetes Mellitus in Indonesia is 6,9%. Patients of Diabetes Mellitus can be given antidiabetic drug such as sulfonylurea and glinid. Antidiabetic drug can be consumed as combination or single. This study aims to determine whether there is a significant efficacy comparison between antidiabetic combination therapy with antidiabetic single therapy. This study is a retrospective casual research by looking at medical record. From 30 patients, 15 patients using oral antidiabetic combination therapy and 15 patients using oral antidiabetic single therapy was found that there are mean differences at the first day where patients using oral antidiabetic single therapy mean is 228,47 and patients using oral antidiabetic combination therapy mean is 294,07. From statistic test, there is no significant difference from antidiabetic single therapy or antidiabetic combination therapy. Keywords: Diabetes, Antidiabetic effectiveness 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia