Abstract :
Mainan dan bermain merupakan bagian penting dalam proses
pembelajaran. Mainan anak yang banyak beredar pada saat ini adalah
mainan modern dan cenderung memiliki potensi bahaya bagi keselamatan
dan kesehatan anak. Selain itu produk mainan anak yang beredar di
pasaran juga banyak yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia
(SNI). Dengan demikian anak sebagai konsumen merasa dirugikan,
penjualan produk mainan anak yang tidak memenuhi Standar Nasional
Indonesia (SNI) melanggar hak-hak konsumen dalam Pasal 4 Undang-
Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan dan penerapan
standar nasional Indonesia mainan anak, dan perlindungan hukum bagi
konsumen terhadap mainan anak yang tidak memiliki Standar Nasional
Indonesia (SNI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode yuridis normatif yang menitikberatkan kepada data sekunder atau
penelitian kepustakaan yang bersumber dari Peraturan perundang-
undangan, literatur, jurnal, dan internet. Hasil dari penelitian ini adalah
pengaturan dan penerapan Standar Nasional Indonesia yang ada telah di
buat dengan akibat hukum yang tegas bagi pelaku usaha yang mematuhi
aturan tersebut dan bentuk perlindungan yang dilakukan adalah dengan
melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap peredaran mainan anak,
juga dengan pemenuhan hak dan kewajiban konsumen dan pelaku usaha
serta tanggung jawab pelaku usaha. Kata Kunci : SNI, Perlindungan Hukum, Mainan Anak. / Toys and play are important parts in the learning process. Children's toys that
are widely circulated at the moment are modern toys and tend to have
potential dangers to children's safety and health. In addition, many children's
toy products on the market do not meet the Indonesian National Standard
(SNI). Thus children as consumers feel disadvantaged, the sale of children's
toy products that do not meet the Indonesian National Standard (SNI) violates
the rights of consumers in Article 4 of Law Number 8 of 1999 concerning
Consumer Protection. The purpose of this study is to determine the regulation
and application of Indonesian national standards for children's toys, and legal
protection for consumers of children's toys that do not have Indonesian
National Standards (SNI). The method used in this study is a normative
juridical method that focuses on secondary data or library research sourced
from legislation, literature, journals, and the internet. The results of this study
are that the regulation and application of the existing Indonesian National
Standards has been made with strict legal consequences for businesses that
comply with these rules and the form of protection carried out is by carrying
out supervision and promotion of the distribution of children's toys, also by
fulfilling their rights and obligations consumers and business actors as well as
business actors' responsibilities.Keywords : SNI, Legal Protection, Children Toy.