Abstract :
Milling merupakan proses permesinan yang menggunakan alat potong yang berputar
untuk menghilangkan bagian material dari sebuah benda kerja. Proses milling
merupakan proses permesinan yang paling umum, di samping turning, untuk
memproses benda kerja ke bentuk yang lebih bervariasi dan ukuran yang presisi dalam
dunia industri.
Alat potong pada proses milling dinamakan cutter. Cutter mempunyai banyak macam
bentuknya sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Cutter yang paling umum dan
sering digunakan untuk melakukan proses milling adalah end mill cutter. Dinamakan
end mill cutter karena bentuk cutter yang pada ujungnya rata. Material yang digunakan
untuk membuat end mill cutter biasanya high speed steel atau carbide.
Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan kedua material pembentuk cutter
tersebut dengan faktor pembanding, yaitu ketahanan pakai dari end mill cutter itu
sendiri. Tujuannya adalah untuk mengetahui dan membuktikan ketahanan pakai dari
tiap material, sehingga kita dapat memilih alat potong yang tepat untuk kegiatan
produksi yang akan dijalankan, sekaligus menekan biaya yang dikeluarkan dalam hal
pembelanjaan alat potong untuk produksi. / Milling is a machining process that used rotating cutting tools to cut a workpiece
material. Milling process is a common machining process, besides turning, to process a
workpiece material to varies form of parts and precision size of parts in the world of
industry.
Cutting tools that used in milling process called cutters. Cutters has many forms
appropriate to its function. The most common and most frequent usage cutter to perform
milling operation is end mill cutter. The reason why it?s called end mill because of the
flat form at the tip of the cutter. Material that used to form end mill cutter are usually
high speed steel and carbide.
This study is done to compare the two materials with comparison factor that is wear
resistance of the end mill cutter. The purpose is to understand and proof the wear
resistance of the materials, so we can choose the right cutting tools for production
activity and suppress the cost for cutting tools expenditure.