Abstract :
Penelitian dilakukan untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan apakah kompetensi guru dan sarana prasarana pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap mutu pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Cikarang Utara. Metode dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian dilakukan di SMP Negeri di CIkarang Utara pada Februari-Mei 2024 dengan jumlah sampel 72 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner dengan model likert dengan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menujukkan adanya
pengaruh positif dan signifikan kompetensi guru (X1) terhadap mutu pendidikan (Y) sebesar 23%, adanya pengaruh positif dan signifikan sarana prasarana pendidikan (X2) terhadap mutu pendidikan (Y) sebesar 21,5%, dan ada pengaruh secara signifikan antara Kompetensi guru (X1) dan sarana prasarana pendidikan (X2) secara simultan terhadap mutu pendidikan (Y) pengaruhnya menguat menjadi sebesar 32,1%. Dari hasil tersebut, penulis menyarankan agar sekolah dapat kembali meningkatkan kompetensi guru karena masih terdapat ruang yang besar untuk memberi pengaruh pada mutu pendidikan. Sekolah juga perlu melihat hal-hal lain yang perlu dikaji lebih lanjut yang mempengaruhi mutu pendidikannya.
Kata kunci: kompetensi guru, mutu pendidikan, sarana prasarana pendidikan. / The research was conducted to answer the question of whether teacher competence
and educational facilities have a significant impact on the quality of education in
public junior high schools in North Cikarang. The method used in this study is a
quantitative approach with a survey method. The research was conducted at public
junior high schools in North Cikarang from February to May 2024, with a sample
size of 72 individuals selected through purposive sampling. This study used a
questionnaire instrument with a likert scale and simple linear regression analysis.
The results showed a positive and significant effect of teacher competence (X1) on
the quality of education (Y) by 23%, a positive and significant effect of educational
facilities (X2) on the quality of education (Y) by 21.5%, and a significant
simultaneous effect of teacher competence (X1) and educational facilities (X2) on the
quality of education (Y), with the combined effect strengthening to 32.1%. Based on
these results, the author suggests that schools should continue to improve teacher
competence as there is still considerable room for a positive impact on the quality of
education. Schools should also examine other factors that may influence the quality
of education for further study.
Keywords: educational facilities, quality of education, teacher competency