Abstract :
Negara Indonesia memiliki wilayah laut sangat luas 5.8 juta km2
yang merupakan
tiga perempat dari keseluruhan wilayah Indonesia. Di dalam wilayah laut tersebut
terdapat sekitar 17.500 lebih pulau dan dikelilingi garis pantai sepanjang 81.000
km, yang merupakan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Fakta
tersebut yang membuat Indonesia dikenal sebagai Negara kepulauan dan maritim
terbesar di dunia. Kekuatan inilah yang merupakan potensi besar untuk
memajukan perekonomian Indonesia melalui ekspor Mutiara. Indonesia pada
tahun 2005 telah menjadi produsen Mutiara terbesar di dunia dengan komoditi
unggulan Mutiara laut selatan, yang diproduksi dari kerang Pinctada maxima.
Peluang ini membuat semakin banyak pihak yang gencar untuk mengeksploitasi
kerang Mutiara tersebut, karena keunggulan kualitasnya. Potensi ekspor produk
Mutiara laut selatan Indonesia masih dapat terus dioptimalkan. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah dalam
mengoptimalkan ekspor Mutiara Laut Selatan Indonesia. Penelitian ini
menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif
analisisi. Dengan menggunakan beberapa konsep yaitu, Perdagangan
Internasional, Diplomasi Ekonomi dan Analisa SWOT. / Indonesia has a vast sea area of 5.8 million km2. Indonesia has 17,500 more
Islands and surrounded by 81,000 km coastline, which is the second longest
coastline in the world after Canada. This fact makes Indonesia is known as the
island State and the world's largest maritime. This is great potential to advance
the economy of Indonesia through export of pearls. Indonesia has become the
world's largest producers of Pearls with a South Sea Pearl flagship commodity,
manufactured from shellfish Pinctada maxima in 2005. The opportunity to make
many parties heavily exploit the Pearl shells, because quality is excellence.
Potential export products South Sea Pearl Indonesia can continue to be
optimized. The purpose of this research is to find out how the efforts made the
Government in boosting the export of South Sea Pearl Indonesia. This research
used the qualitative research methodology descriptive approach with analisisi.
This research concepts used, international trade, economic diplomacy and SWOT
analysis.