Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Lokollo, Johans Christopher
Subject
Communication of technical information
Datestamp
2024-08-09 09:44:04
Abstract :
Dalam keragaman budaya di Indonesia, membutuhkan komunikasi yang memenuhi kebutuhan esensial individu atau kelompok dengan latar belakang budaya yang beragam. Budaya dan bahasa yang digunakan masyarakat Indonesia untuk berkomunikasi mempersatukan bangsa dalam keragamannya. Untuk menghindari
konflik, penting untuk menjaga keharmonisan antara latar belakang budaya yang berbeda, untuk memastikan pesan yang disampaikan dapat diterima oleh masyarakat umum, dan untuk mengatasi ketidakpastian budaya untuk mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan dan proses komunikasi antarbudaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan menggali secara detail proses komunikasi Klub
Motor Satu Darah Maluku untuk mengatasi kecemasan budaya. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Informan dipilih langsung, anggota Klub Motor Satu Darah Maluku, dan sengaja difokuskan pada
pelapor kunci dengan budaya yang berbeda. Kriteria yang digunakan untuk menentukan informan dalam penelitian ini dianut oleh Klub Motor Satu Darah Maluku.
Anggota dipilih secara acak berdasarkan pernah menjadi anggota Klub Motor Satu Darah Maluku dan telah memegang posisi tersebut selama satu tahun.Dari hasil wawancara dengan beberapa narasumber, penelitian ini menunjukkan bahwa Klub Motor Satu Darah Maluku melakukan proses komunikasi yang sangat baik dengan anggota yang berbeda budaya, artinya miskomunikasi sudah jelas dibuktikan dengan
tidak adanya . Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Klub Motor Satu Darah Maluku telah berhasil mengatasi keresahan budaya dengan menjaga proses komunikasi lintas budaya.
Kata Kunci : Komunikasi Antarbudaya, Proses Komunikasi, Kecemasan dan Ketidakpastian. / In Indonesia's cultural diversity, it requires communication that meets the essential needs of individuals or groups with diverse cultural backgrounds.. The culture and language used by Indonesian people to communicate unites the nation in its diversity. In order to avoid conflict, it is important to maintain harmony between different cultural backgrounds, to ensure the messages conveyed are acceptable to the general
public, and to overcome cultural uncertainties to achieve goals. Intercultural communication skills and processes are required. The method used in this study is qualitative and explores in detail the communication process of the Maluku Satu Blood Motorcycle Club to overcome cultural anxiety. Sampling in this study using purposive sampling technique. The informants were directly selected, members of the Maluku Satu Blood Motorcycle Club, and deliberately focused on key reporters with different cultures. The criteria used to determine informants in this study were adhered to by the
One Blood Maluku Motor Club. Members were randomly selected based on having been a member of the One Blood Maluku Motorcycle Club and having held that position for one year. From the results of interviews with several informants, this study shows that the One Blood Maluku Motorcycle Club carries out an excellent communication process with members of different cultures, meaning that miscommunication is clearly proven by the absence of . Thus, it can be said that the One Blood Maluku Motorcycle Club has succeeded in overcoming cultural unrest by maintaining a process of cross-cultural communication.
Keywords : Intercultural Communication, Communication Process, Anxiety and Uncertainty.